Kamis, 03 September 2015 Waktu: 11:28

Berita / AS / Pemilu AS 2012

Obama Salahkan Partai Republik atas Kegagalan Reformasi Imigrasi

Presiden AS Barack Obama menyalahkan Partai Republik atas kegagalannya memenuhi janji reformasi imigrasi dalam masa jabatan pertamanya.

Presiden Barack Obama membahas isu imigrasi di jaringan televisi AS 'Univision' yang berbahasa Spanyol hari Kamis (20/9).
Presiden Barack Obama membahas isu imigrasi di jaringan televisi AS 'Univision' yang berbahasa Spanyol hari Kamis (20/9).
Presiden Amerika Barack Obama tampil di jaringan televisi Amerika Univision yang berbahasa Spanyol hari Kamis, katanya faksi Republik di Kongres yang sebelumnya selalu mendukung reformasi undang-undang imigrasi tiba-tiba menentangnya. Presiden mengakui bahwa ia tidak naif dalam mengantisipasi hal ini.

Obama juga mengatakan siapapun yang yakin rakyat Amerika ingin tergantung pada pemerintah berarti tidak “tahu banyak tentang perkembangan."

Ia merujuk pada sebuah rekaman video yang muncul minggu ini dimana Capres Partai Republik Mitt Romney dalam acara penggalangan dana bulan Mei mengatakan 47 persen orang yang memilih Obama adalah orang-orang yang merasa jadi "korban" dan bergantung pada tunjangan pemerintah. Romney mengatakan ia tidak akan "peduli terhadap orang-orang itu."

Romney tampil di Univision hari Rabu, ia mengatakan kampanyenya 100 persen untuk rakyat Amerika. Ia mengatakan Partai Republik tradisinya merupakan tempat bagi warga Amerika keturunan Hispanik, ia menyebutnya tempat yang menyediakan kesempatan dan harapan.

Jajak pendapat menunjukan Presiden Obama unggul hampir 40 persen dibandingkan Romney di kalangan pemilih Hispanik. Kedua kandidat hari Kamis berkampanye di Florida - negarabagian dengan populasi Hispanik besar dan penting untuk merebut tempat di Gedung Putih.

Hari Kamis, mantan Gubernur Minnesota dan bakal calon presiden dari Partai Republik Tim Pawlenty mengundurkan diri dari posisinya sebagai salah satu ketua dari kampanye Romney dan menjadi kepala perusahaan pelobi untuk Wall Street. Financial Services Roundtable mengatakan perusahaannya adalah non-partisan.

Pawlenty sebelumnya adalah bakal calon Presiden dari Partai Republik. Ia mengundurkan diri dari kontes pemilihan tahun lalu setelah terpuruk dalam jajak pendapat di Iowa, salah satu pedoman utama dalam mengukur popularitas bakal calon presiden.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Tota dari: CfWBJSSbdCeiYyjgO
04.10.2012 12:11
aduw .ahirnya nyampai juga obtnaya mujarabnya.dokter tere sabar banget ..buat aku yang anak ingusan n masih manja.dokter makasih ya?1 bulan lagi aku pesen lagi ah,gak perlu ragu deh ma dokter tere recomended dokter ..n perawatan wajah :* :*

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Pestisida Nanopartikel Lignin yang Lebih Ramah Lingkungani
X
Patsy Widakuswara
02.09.2015
Meski bermanfaat untuk membasmi hama, zat kimia dalam pestisida seringkali merusak lingkungan. Tim riset di North Carolina State University berhasil menemukan nanopartikel berbasis tanaman, yang berpotensi menggantikan pestisida berbahaya. Selengkapnya dilaporkan reporter VOA Patsy Widakuswara.
Video

Video Pestisida Nanopartikel Lignin yang Lebih Ramah Lingkungan

Meski bermanfaat untuk membasmi hama, zat kimia dalam pestisida seringkali merusak lingkungan. Tim riset di North Carolina State University berhasil menemukan nanopartikel berbasis tanaman, yang berpotensi menggantikan pestisida berbahaya. Selengkapnya dilaporkan reporter VOA Patsy Widakuswara.
Video

Video Batu Akik Indonesia di New York City

Kerajinan batu akik diperkenalkan dalam pameran dagang di New York City, Amerika oleh pengusaha UKM Indonesia.
Video

Video Kilas VOA 3 September 2015

Ribuan migran dengan tujuan Jerman menelusuri rel ke arah Hungaria. Penculikan pekerja Turki di Irak. Penyelamatan hewan penghuni kebun binatang dari banjir di Rusia. Tradisi saling melempar bola api di El Salvador.
Galeri Foto

Galeri Foto 2 September 2015

Video

Video Komunitas Peti Kemas di Amerika

Tingginya harga hunian membuat sejumlah warga Amerika Serikat berpaling ke alternatif kreatif. Reporter VOA Patsy Widakuswara mengajak Anda menengok komunitas yang bermukim di hunian terbuat dari peti kemas, di kota San Fransisco.
 Aktivitas di Facebook