Jumat, 21 Nopember 2014 Waktu UTC: 19:02

Berita / AS / Pemilu AS

Obama Salahkan Partai Republik atas Kegagalan Reformasi Imigrasi

Presiden AS Barack Obama menyalahkan Partai Republik atas kegagalannya memenuhi janji reformasi imigrasi dalam masa jabatan pertamanya.

Presiden Barack Obama membahas isu imigrasi di jaringan televisi AS 'Univision' yang berbahasa Spanyol hari Kamis (20/9).
Presiden Barack Obama membahas isu imigrasi di jaringan televisi AS 'Univision' yang berbahasa Spanyol hari Kamis (20/9).
Presiden Amerika Barack Obama tampil di jaringan televisi Amerika Univision yang berbahasa Spanyol hari Kamis, katanya faksi Republik di Kongres yang sebelumnya selalu mendukung reformasi undang-undang imigrasi tiba-tiba menentangnya. Presiden mengakui bahwa ia tidak naif dalam mengantisipasi hal ini.

Obama juga mengatakan siapapun yang yakin rakyat Amerika ingin tergantung pada pemerintah berarti tidak “tahu banyak tentang perkembangan."

Ia merujuk pada sebuah rekaman video yang muncul minggu ini dimana Capres Partai Republik Mitt Romney dalam acara penggalangan dana bulan Mei mengatakan 47 persen orang yang memilih Obama adalah orang-orang yang merasa jadi "korban" dan bergantung pada tunjangan pemerintah. Romney mengatakan ia tidak akan "peduli terhadap orang-orang itu."

Romney tampil di Univision hari Rabu, ia mengatakan kampanyenya 100 persen untuk rakyat Amerika. Ia mengatakan Partai Republik tradisinya merupakan tempat bagi warga Amerika keturunan Hispanik, ia menyebutnya tempat yang menyediakan kesempatan dan harapan.

Jajak pendapat menunjukan Presiden Obama unggul hampir 40 persen dibandingkan Romney di kalangan pemilih Hispanik. Kedua kandidat hari Kamis berkampanye di Florida - negarabagian dengan populasi Hispanik besar dan penting untuk merebut tempat di Gedung Putih.

Hari Kamis, mantan Gubernur Minnesota dan bakal calon presiden dari Partai Republik Tim Pawlenty mengundurkan diri dari posisinya sebagai salah satu ketua dari kampanye Romney dan menjadi kepala perusahaan pelobi untuk Wall Street. Financial Services Roundtable mengatakan perusahaannya adalah non-partisan.

Pawlenty sebelumnya adalah bakal calon Presiden dari Partai Republik. Ia mengundurkan diri dari kontes pemilihan tahun lalu setelah terpuruk dalam jajak pendapat di Iowa, salah satu pedoman utama dalam mengukur popularitas bakal calon presiden.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Tota dari: CfWBJSSbdCeiYyjgO
04.10.2012 05:11
aduw .ahirnya nyampai juga obtnaya mujarabnya.dokter tere sabar banget ..buat aku yang anak ingusan n masih manja.dokter makasih ya?1 bulan lagi aku pesen lagi ah,gak perlu ragu deh ma dokter tere recomended dokter ..n perawatan wajah :* :*

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Tantangan Pertahankan Nasionalisme di Tanah Rantaui
X
20.11.2014
Kesempatan merantau membuat sebagian warga asal Indonesia tidak ingin lagi kembali ke tanah air. Tapi apakah menetap di luar negeri identik dengan tergerusnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air? itulah yang dibahas dalam sebuah diskusi masyarakat Indonesia di Washington DC akhir pekan lalu.
Video

Video Tantangan Pertahankan Nasionalisme di Tanah Rantau

Kesempatan merantau membuat sebagian warga asal Indonesia tidak ingin lagi kembali ke tanah air. Tapi apakah menetap di luar negeri identik dengan tergerusnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air? itulah yang dibahas dalam sebuah diskusi masyarakat Indonesia di Washington DC akhir pekan lalu.
Video

Video Impian Bermain Papan Selancar Terbang Menjadi Kenyataan

Film ‘Back to the Future’ buatan akhir 1980-an banyak menampilkan teknologi masa depan yang ternyata menjadi kenyataan, seperti TV layar datar dan video call. Tetapi satu yang masih ditunggu-tunggu keberadaannya adalah papan seluncur terbang atau hoverboard yang baru-baru ini menjadi kenyataan.
Video

Video Inkubator Tiup Berbiaya Rendah Bisa Selamatkan Banyak Bayi Prematur

Sekitar satu juta bayi di seluruh dunia meninggal setiap tahun karena komplikasi akibat kelahiran prematur. Meski banyak yang bisa diselamatkan dengan inkubator, namun harganya mahal dan kadang tak tersedia di negara berkembang. Seorang mahasiswa Inggris merancang inkubator tiup berbiaya rendah.
Video

Video Nasionalisme di Tanah Rantau

Kesempatan merantau di negeri asing untuk kuliah ataupun bekerja pada usia muda, membuat sebagian warga asal Indonesia tidak ingin lagi kembali ke tanah air. Tapi apakah menetap untuk jangka lama di luar negeri identik dengan tergerusnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air? Ikuti laporan tim VOA.
 Aktivitas di Facebook