Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 19:13

Berita / Politik

Demonstrasi Anti Langkah Penghematan di Yunani Berakhir dengan Kekerasan

Demonstran di ibukota Athena hari Rabu (7/11) melemparkan bom-bom molotov ke arah polisi yang membalas dengan gas air mata dan granat kejut.

Demonstran Yunani turun ke jalan-jalan di Athena untuk menentang langkah penghematan (6/11).
Demonstran Yunani turun ke jalan-jalan di Athena untuk menentang langkah penghematan (6/11).
UKURAN HURUF - +
Lebih dari 80 ribu warga Yunani berkelahi dengan polisi anti huru-hara di luar parlemen sewaktu para anggota parlemen siap melakukan pemungutan suara terkait paket pemotongan pengeluaran dan kenaikan pajak yang tinggi. Demonstran di kota Athena hari Rabu melemparkan bom-bom molotov ke arah polisi yang membalas dengan gas air mata dan granat kejut.

Banyak warga Yunani marah dengan gagasan untuk melakukan lebih banyak pemotongan, sebagaimana disyaratkan oleh Uni Eropa jika Yunani ingin mendapatkan dana talangan baru.

Langkah-langkah baru itu akan menaikkan pajak dan memotong pengeluaran bernilai 17 milyar dollar lagi, termasuk jaminan pemerintah dan pensiun.

Para pekerja di Yunani menyelenggarakan pemogokan selama dua hari menentang usulan pemotongan anggaran tersebut. Layanan kereta api dan ferry hari Rabu ini masih ditutup, demikian pula sekolah dan kantor-kantor pemerintah. Sementara penerbangan dibatalkan.

Jika parlemen menolak paket ini, Yunani akan kehabisan uang selambat-lambatnya pada akhir pekan depan.

Perdana Menteri Antonis Samaras mengatakan Yunani akan dipaksa keluar dari Eurozone jika anggota-anggota parlemen tidak meloloskan langkah penghematan tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya