Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 02:03

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Pabrik Taiwan Perbaiki Kondisi Kerja di Tiongkok

Manufaktur raksasa Taiwan, Foxconn, telah setuju untuk memperbaiki kondisi kerja di pabrik-pabrik yang berbasis di Tiongkok.

Para pekerja sedang merakit berbagai perangkat di pabrik Foxconn di Shenzhen, Tiongkok Selatan (foto: dok).
Para pekerja sedang merakit berbagai perangkat di pabrik Foxconn di Shenzhen, Tiongkok Selatan (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Pabrik-pabrik manufaktur raksasa Taiwan, Foxconn yang berbasis di Tiongkok, merupakan tempat perakitan di mana para pekerja merakit perangkat populer untuk raksasa teknologi Amerika, Apple.

Pimpinan perusahaan Foxconn menyatakan mereka berjanji akan meningkatkan upah karyawan, mengurangi jam lembur dan meningkatkan kondisi hidup mereka.

Foxconn mengumumkan perubahan itu setelah Fair Labor Association, kelompok pemantau yang berbasis di Amerika, merilis laporan hari Kamis yang merinci puluhan pelanggaran hukum tenaga kerja dan peraturan Tiongkok. Berbagai pelanggaran yang ditemukan itu, termasuk memaksa karyawan untuk bekerja lebih dari 60 jam seminggu, jauh di atas 49 jam maksimum yang diamanatkan oleh hukum Tiongkok, dan kadang-kadang selama beberapa hari berturut-turut tanpa kompensasi yang layak.

Laporan ini adalah hasil survei terhadap lebih dari 35.000 pekerja di tiga pabrik besar Foxconn. Perusahaan itu mempekerjakan lebih dari satu juta karyawan Tiongkok untuk merakit produk Apple yang populer seperti iPad dan iPod.

Ketua Fair Labor Association Auret van Heerden mengatakan perjanjian antara Apple dan Foxconn dapat memicu perubahan serupa di pabrik-pabrik Tiongkok yang membuat produk bagi perusahaan teknologi Amerika lainnya seperti Microsoft, Hewlett-Packard dan Dell.

Perusahaan Apple menyerukan dilakukannya penyelidikan, setelah beberapa karyawan di pabrik Foxconn melakukan bunuh diri pada tahun 2010.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya