Tautan-tautan Akses

Spanyol, Moroko Tangkap 14 Tersangka Jaringan Perekrut ISIS


Polisi anti teror Spanyol melakukan penjagaan di stasiun kereta Atocha di Madrid (foto: dok). Polisi Spanyol telah menahan puluhan tersangka militan dalam beberapa tahun terakhir.

Polisi anti teror Spanyol melakukan penjagaan di stasiun kereta Atocha di Madrid (foto: dok). Polisi Spanyol telah menahan puluhan tersangka militan dalam beberapa tahun terakhir.

Ke-14 orang tersangka yang ditangkap itu diduga bagian dari jaringan perekrut orang-orang untuk bergabung dengan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Pihak berwenang di Spanyol dan Maroko hari Selasa (25/8) menangkap 14 orang yang mereka katakan sebagai bagian dari jaringan perekrut orang-orang untuk bergabung dengan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan penangkapan berlangsung di San Martin de la Vega, arah selatan tidak jauh dari Madrid, dan di lima lokasi di Maroko utara – Casablanca, Fez, Nador, Al Hoceima dan Driouech.

Kementerian itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang mereka yang ditangkap dan tuduhan mengenai kegiatan mereka.

Spanyol telah menahan puluhan tersangka militan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk bulan Maret lalu ketika pihak berwenang menangkap delapan orang yang mereka katakan beroperasi sebagai lengan propaganda bagi ISIS di Spanyol.

Militer Spanyol berpartisipasi dalam koalisi pimpinan Amerika untuk melakukan serangan udara terhadap militan ISIS dalam tahun terakhir.

Uni Eropa dan Liga Arab melancarkan program anti-terorisme Januari lalu untuk berbagi informasi mengenai tersangka teroris dan kemungkinan terjadinya serangan. Spanyol adalah anggota Uni Eropa dan Maroko merupakan negara anggota Liga Arab.

XS
SM
MD
LG