Tautan-tautan Akses

Sebarkan Isu Keliru Terkait Flu Burung, China Tahan 3 Orang


Suasana kandang ayam di sebuah pasar unggas di kota New Taipei, China, seusai penyemprotan anti virus H7N9 (8/4). Pihak berwenang China telah menangkap tiga orang terkait penyebaran isu yang keliru melalui internet tentang penyebaran virus H7N9 di propinsi Guizhou.

Suasana kandang ayam di sebuah pasar unggas di kota New Taipei, China, seusai penyemprotan anti virus H7N9 (8/4). Pihak berwenang China telah menangkap tiga orang terkait penyebaran isu yang keliru melalui internet tentang penyebaran virus H7N9 di propinsi Guizhou.

Polisi di China barat daya telah menahan tiga orang karena menyebarkan isu yang keliru melalui internet terkait menyebarnya jenis flu burung baru ke propinsi mereka.

Kantor berita Xinhua mengatakan dua orang ditahan selama lima hari karena menulis dalam mikroblog mereka bahwa virus H7N9 telah dideteksi di sebuah pasar unggas di propinsi Guizhou. Laporan itu mengatakan pesan mereka dimuat berulang-kali, yang mencemaskan penduduk setempat.

Xinhua mengatakan orang ketiga secara aktif turut menyebarkan desas-desus tersebut dan sedang ditahan selama 10 hari.

China telah melaporkan 28 kasus orang yang terinfeksi virus tersebut, dan sembilan dari mereka telah meninggal dunia. Semua kasus telah dilaporkan di Shanghai dan propinsi-propinsi di bagian timur China.

Dengan mengutip ucapan para pejabat kesehatan, Xinhua mengatakan tidak ada tanda penyebaran dari-manusia-ke-manusia. Para pejabat kesehatan yakin orang terserang virus itu melalui kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi.

Beberapa kota telah menghentikan penjualan unggas hidup.
XS
SM
MD
LG