Tautan-tautan Akses

Sebagian Besar Anggota Parlemen Pakistan Tidak Bayar Pajak


Anggota Senat Pakistan, Mushahid Hussain (Foto: dok). Sebagian besar anggota parlemen Pakistan dilaporkan tidak membanyar pajak tahun 2011(Foto: dok).

Anggota Senat Pakistan, Mushahid Hussain (Foto: dok). Sebagian besar anggota parlemen Pakistan dilaporkan tidak membanyar pajak tahun 2011(Foto: dok).

Organisasi wartawan investigatif di Pakistan mengatakan kurang dari sepertiga anggota parlemen negara itu tidak membayar pajak pendapatan pada tahun 2011.

Pusat Pelaporan Investigatif di Pakistan mengatakan sebagian besar dari ke 446 anggota parlemen dan sekitar 2/3 anggota kabinet pemerintah tidak membayar pajak tahun lalu. Hal ini membuat perhatian tertuju pada keluhan lama mengenai tingginya penghindaran pajak tingkat tinggi menjelang pemilu yang dijadwalkan pada tahun depan.

Laporan organisasi yang dirilis hari Rabu (12/12) itu berfokus pada pendapatan tambahan yang umumnya diperoleh politisi dan tidak memperhitungkan uang yang secara otomatis dipotong dari gaji mereka sebagai pegawai pemerintah.

Laporan itu mendapati bahwa para politisi yang mengisi formulir pajak kerap membayar hanya sedikit saja dari pendapatannya. Laporan itu mengatakan anggota senat yang paling rendah menyetor pajak, Mushahid Hussain membayar pajak pendapatan kurang dari satu dolar.

Dalam emailnya kepada Reuters, Hussain menolak temuan laporan itu dengan mengatakan ia pada waktu itu bukan seorang senator dan sumber pendapatannya adalah saham perusahaan pertanian keluarganya, salah satu dari sekian banyak bidang ekonomi yang mendapat pengecualian pajak.

Pakistan mempunyai salah satu persentase tingkat pajak GDP terendah di dunia. Perpajakan yang tidak efisien di negara itu telah lama menjadi isu bagi pihak donor asing yang memberi Pakistan miliaran dolar per tahun mendukung program bantuan dan dana talangan bagi negara dari lembaga keuangan seperti IMF.
XS
SM
MD
LG