Tautan-tautan Akses

Presiden Obama Cabut Status Bebas Bea Ekspor Burundi ke AS


Presiden Amerika Barack Obama berencana mencabut Burundi dari program bebas bea impor perdagangan Amerika. Langkah untuk mencabut Burundi dari Undang-Undang Pertumbuhan dan Kesempatan Afrika (AGOA) akan mulai berlaku tanggal 1 Januari. (Foto: ilustrasi).

Presiden Amerika Barack Obama berencana mencabut Burundi dari program bebas bea impor perdagangan Amerika. Langkah untuk mencabut Burundi dari Undang-Undang Pertumbuhan dan Kesempatan Afrika (AGOA) akan mulai berlaku tanggal 1 Januari. (Foto: ilustrasi).

Presiden Obama mengatakan kekerasan di Burundi “telah memburuk dengan signifikan dalam kampanye pemilu yang mengembalikan Presiden Pierre Nkurunziza berkuasa tahun ini.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan ia berencana mencabut Burundi dari program bebas bea impor perdagangan Amerika karena memburuknya penindakan terhadap oposisi politik di sana, setelah Presiden Burundi mengambil masa jabatan ketiga sebagai presiden.

Dalam suratnya kepada Kongres hari Jumat, Presiden Obama mengatakan kekerasan terhadap oposisi Burundi termasuk pembunuhan politik, pembunuhan di luar hukum, penangkapan sewenang-wenang dan penyiksaan.”

Langkah untuk mencabut Burundi dari Undang-Undang Pertumbuhan dan Kesempatan Afrika (AGOA) akan mulai berlaku tanggal 1 Januari. AGOA mengizinkan negara-negara Afrika yang memenuhi syarat mengimpor produk tertentu ke Amerika tanpa membayar bea apapun, yang membantu negara itu menggalakkan ekspor.

Presiden Obama mengatakan kekerasan di Burundi “telah memburuk dengan signifikan dalam kampanye pemilu yang mengembalikan Presiden Pierre Nkurunziza berkuasa tahun ini.

Keputusan Nkurunziza mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga menimbulkan kemarahan dari banyak warga Burundi yang mengatakan ia melanggar undang-undang dasar dan Perjanjian Arusha yang mengakhiri perang saudara negara itu selama 13 tahun.

Bentrokan antara polisi dan pemrotes dan ketakutan akan kerusuhan lagi mendorong hampir 200 ribu warga Burundi mengungsi dari negara itu, dan yang baling banyak pergi ke Tanzania atau Rwanda. [gp]

XS
SM
MD
LG