Tautan-tautan Akses

PM Serbia Pro-Uni Eropa Menang Pemilu


PM Serbia, Aleksandar Vucic memenangkan pemilu dengan selisih suara besar, Senin (25/4).

PM Serbia, Aleksandar Vucic memenangkan pemilu dengan selisih suara besar, Senin (25/4).

PM Serbia pro-Uni Eropa, Aleksandar Vucic, telah memenangkan pemilihan umum dengan meraih 48 persen suara, menurut hasil pemilu yang diumumkan Senin (25/4).

Perdana Menteri Serbia yang pro-Uni Eropa, Aleksandar Vucic, telah memenangkan pemilihan umum dengan suara sangat besar, komisi pemilu negara itu mengukuhkan hari Senin (25/4).

Setelah hampir semua suara dihitung, Partai Progresif Vucic memenangkan 48 persen suara. Aliansi Sosialis yang sudah berkuasa sebagai koalisi dalam 4 tahun ini memperoleh suara tambahan 11 persen.

Partai Radikal Ultra-Nasionalis pro-Rusia pimpinan Vojislav Seslj, yang baru-baru ini dibebaskan dari tuduhan kejahatan perang di Den Haag, meraih kedudukan ketiga dengan 8 persen. Empat partai lainnya juga mencapai batas 5 persen yang dibutuhkan untuk memasuki parlemen.

“Saya kira ini adalah hasil bersejarah, untuk memenangkan lebih banyak suara dalam jumlah mutlak, dalam persentase, lebih banyak suara daripada dua tahun yang lalu ketika kami meluncurkan reformasi yang sangat sulit,” kata Vucic. "Saya kira ini adalah hasil yang luar biasa,” tambahnya.

Vucic mengadakan pemilu dua tahun lebih dini, dalam usaha memperoleh mandate baru untuk memberlakukan reformasi ekonomi dan politik yang dituntut oleh Uni Eropa, sebagai imbalan memajukan proses untuk menjadi anggota kelompok kawasan itu.

“Serbia akan terus menuju Uni Eropa. Kami akan berusaha untuk mempercepatnya. Sebagaimana saya katakan, kami tidak akan melakukan kompromi dalam hal ini, sama seperti kita akan terus menjaga dengan kuat persahabatan dan hubungan tradisional kita dengan Federasi Rusia, Republik Rakyat China dan banyak negara lain,” ujar Vucic.

Pengritik Vucic menuduhnya mengadakan pemilu sekarang untuk menghindarkan ketidak-puasan umum yang banyak orang memperkirakan akan terjadi ketika reformasi itu sepenuhnya menimbulkan dampak terhadap kehidupan sehari-hari ke-7,1 juta penduduk negara Balkan itu. [gp]

XS
SM
MD
LG