Tautan-tautan Akses

Penghitungan Suara Pemilu Sedang Berlangsung di Myanmar


Pendukung pemimpin opposes Aung San Suu Kyi yang merupakan pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi Myanmar bersorak menyaksikan hasil penghitungan pemilu di layar LED di luar markas partai tersebut, 8 November 2015, di Yangon, Myanmar. (AP Photo/Khin Maung Win)

Pendukung pemimpin opposes Aung San Suu Kyi yang merupakan pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi Myanmar bersorak menyaksikan hasil penghitungan pemilu di layar LED di luar markas partai tersebut, 8 November 2015, di Yangon, Myanmar. (AP Photo/Khin Maung Win)

Penghitungan suara sedang berlangsung di Myanmar setelah pemilu bebas pertama dalam seperempat abad di negara itu.

Para pemilih yang bergembira kelihatan keluar dari TPS setempat dengan jari kelingking mereka dicelupkan dalam tinta hitam, yang menandakan mereka telah memberi suara, banyak dari mereka untuk pertama kalinya dalam hidup mereka.

Kira-kira 32 juta orang terdaftar untuk memberi suara guna memilih dari lebih 6.000 calon untuk kedua majelis parlemen atau DPR nasional dan majelis daerah atau DPRD. Para pejabat pemilu mengatakan partisipasi rakyat 80 persen.

Daftar pemilih tidak mengikutkan ratusan ribu orang Muslim Rohingya, yang dilarang turut memilih setelah bertahun-tahun dikesampingkan oleh pemerintah.

Di antara pemilih yang pertama kali adalah pahlawan demokrasi Aung San Suu Kyi yang berusia 70 tahun, dan disambut oleh khalayak besar pendukung dan wartawan di TPS di Yangon. [gp]

XS
SM
MD
LG