Tautan-tautan Akses

Aung San Suu Kyi Memberi Suara dalam Pemilu Myanmar Hari Ini


Pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, kedua kiri, tiba di TPS untuk memberikan suaranya di Yangon, Myanmar, Minggu, 8 November 2015. (AP Photo/Gemunu Amarasinghe)

Pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, kedua kiri, tiba di TPS untuk memberikan suaranya di Yangon, Myanmar, Minggu, 8 November 2015. (AP Photo/Gemunu Amarasinghe)

Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi turut bersama rakyat negaranya memberi suara dalam apa yang disebut sebagai pemilu pertama yang cukup bebas dalam seperempat abad ini.

Aung San Suu Kyi tidak berbicara atau menyambut khalayak besar pendukungnya dan para wartawan ketika ia tiba di TPS di Yangon, yang digambarkan oleh wartawan VOA Steve Herman yang berada di kota besar negara itu, sebagai “suasana keramaian yang membisingkan.” Suara yang diberikan Aung San Suu Kyi adalah juga yang pertama bagi pahlawan demokrasi yang berusia 70-tahun itu; ia berada dalam tahanan rumah dalam pemilu bebas terakhir Myanmar tahun 1990.

Partai pimpinan pemenang hadiah Nobel Perdamaian itu, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), tampaknya bakal memenangkan pemilu hari Minggu (8/11), yang mungkin akan mengulangi kemenangan sangat besarnya dalam pemilu tahun 1990. Hasil tersebut tidak diperdulikan oleh penguasa militer, dan Aung San Suu Kyi menghabiskan sebagian besar 20 tahun berikutnya dalam tahanan rumah.

Aung San Suu Kyi sendiri dilarang menjadi presiden, karena UUD Myanmar, melarang siapapun yang bersuami atau istri atau mempunyai anak orang asing menjadi presiden. Tetapi dia mengatakan hari Kamis bahwa kalau partainya menang dalam pemilu dia akan memegang peran pemerintahan “di atas presiden.” Dia tidak menjelaskan ucapannya. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG