Tautan-tautan Akses

Pemberontak Seleka Tinggalkan Bangui, Afrika Tengah


Para pejuang Seleka hari Senin (27/1) meninggalkan posisi mereka di Kamp Deroux di ibukota Bangui.

Para pejuang Seleka hari Senin (27/1) meninggalkan posisi mereka di Kamp Deroux di ibukota Bangui.

Pemberontak Muslim yang tahun lalu menjatuhkan presiden Republik Afrika Tengah mulai meninggalkan kamp utama mereka di ibukota Bangui, Senin (27/1).

Sejumlah saksi mata mengatakan ratusan pejuang Seleka hari Senin (27/1) mengevakuasi Kamp Deroux di Bangui, bergerak dengan konvoi ke pangkalan mereka lainnya di sebelah utara kota itu.

Peter Bouckaert, direktur urusan darurat Human Rights Watch, menulis lewat Twitter ia melihat 25 kendaraan mengangkut 500 orang bersenjata berat bergerak melewati Bangui tengah.

Katanya, para pemimpin Seleka meninggalkan kamp itu hari Minggu dikawal tentara Chad dan pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika.

Banyak warga sipil Muslim melarikan diri dari Bangui dan juga negara itu menyusul kekerasan selama berminggu-minggu antara pejuang Seleka dan milisi Kristen atau anti-balaka.

Para saksi mata mengatakan kepada VOA siaran bahasa Perancis ke Afrika hari Senin terjadi aksi penjarahan rumah di kawasan-kawasan Muslim di Bangui.

Badan Pangan Dunia mengatakan mereka mulai menyalurkan pangan kepada lebih 40.000 orang yang telah mengungsi ke Chad.
XS
SM
MD
LG