Tautan-tautan Akses

Walikota Bangui Terpilih sebagai Presiden Sementara Afrika Tengah


Catherine Samba-Panza (tengah), walikota Bangui, setelah dinyatakan terpilih sebagai Presiden dalam voting anggota parlemen di Bangui (20/1).

Catherine Samba-Panza (tengah), walikota Bangui, setelah dinyatakan terpilih sebagai Presiden dalam voting anggota parlemen di Bangui (20/1).

Catherine Samba-Panza, walikota Bangui, dipilih oleh para anggota parlemen dalam pemilihan putaran kedua hari Senin (20/1), dengan suara 75 berbanding 53.

Para legislator di Republik Afrika Tengah telah memilih walikota Bangui untuk menjadi presiden sementara negara itu.

Catherine Samba-Panza, walikota ibukota negara itu, dipilih dalam pemilihan putaran kedua hari Senin (20/1), dengan mengalahkan putera seorang mantan presiden dengan suara mendukung 75 berbanding 53.

Ia akan bertugas menghentikan kerusuhan dan kekerasan antaragama selama berbulan-bulan yang telah membuat lebih dari 900 ribu orang mengungsi dari rumah mereka.

Samba-Panza menggantikan mantan pemimpin sementara Michel Djotodia, yang mengundurkan diri di bawah tekanan internasional pada 10 Januari setelah gagal menghentikan kekerasan.

Di Brussel hari Senin, menteri-menteri luar negeri Uni Eropa menyetujui rencana untuk mengirim ratusan anggota pasukan perdamaian ke Republik Afrika Tengah. Operasi Uni Eropa itu akan mendukung 1.600 tentara Perancis dan hampir 5.000 tentara Afrika yang telah berada di negara tersebut.

Amerika Serikat juga menyatakan memberi tambahan 30 juta dolar untuk mengatasi kebutuhan kemanusiaan darurat di Republik Afrika Tengah.
XS
SM
MD
LG