Tautan-tautan Akses

Peluncuran Misil Korea Utara Ulang Sejarah Provokasi


Seorang pria menyaksikan penayangan berita tentang peluncuran misil Korea Utara dari televisi di stasiun kereta api Seoul, Korea Selatan (18/3).

Seorang pria menyaksikan penayangan berita tentang peluncuran misil Korea Utara dari televisi di stasiun kereta api Seoul, Korea Selatan (18/3).

Pyongyang memulai provokasi terbaru Jumat pagi (18/3) dengan menembakkan dua misil balistik jarak menengah dari pantai timurnya sampai sekitar 800 km ke laut.

Korea Utara mengikuti pola pembangkangan seperti biasanya dalam menanggapi sanksi internasional baru yang keras yang dikenakan pada negara itu karena melakukan uji coba nuklir keempat dan meluncurkan satu lagi roket jarak jauh.

Pyongyang memulai provokasi terbaru Jumat pagi (18/3) dengan menembakkan dua misil balistik jarak menengah dari pantai timurnya sampai sekitar 800 km ke laut. Salah satu misil Rodong itu, yang memiliki potensi untuk mencapai Jepang, tampaknya telah meledak di tengah jalan.

Korea Utara tidak menyatakan zona larangan berlayar sebelum peluncuran itu, meskipun konvensi internasional menuntutnya untuk memperingatkan kapal-kapal yang mungkin berada di daerah tersebut.

Misil-misil itu dinilai tidak menjadi ancaman bagi Amerika Serikat atau sekutu regionalnya, menurut Departemen Pertahanan AS.

Peluncuran, yang merupakan pelanggaran beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang Korea Utara mengembangkan kemampuan nuklir dan misil balistik itu, terjadi satu hari setelah Amerika Serikat mengumumkan sanksi sepihak lebih lanjut terhadap pemerintah Kim Jong Un. [as/uh]

XS
SM
MD
LG