Tautan-tautan Akses

Rusia dan China Menentang Misil Amerika di Korea Selatan


Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov (kanan) dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Moskow, Rusia (11/3).
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov (kanan) dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Moskow, Rusia (11/3).

Pada saat ketegangan semakin meningkat akibat senjata nuklir Korea Utara, Amerika dan Korea Selatan pekan lalu memulai pembicaraan resmi tentang pemangkalan misil itu.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi menentang kemungkinan Amerika memangkalkan sistem misil pertahanan mutakhir THAAD di Korea Selatan. Pada saat ketegangan semakin meningkat akibat senjata nuklir Korea Utara, Amerika dan Korea Selatan pekan lalu memulai pembicaraan resmi tentang pemangkalan misil itu.

Seusai mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Lavrov, Menteri Luar Negeri Wang Yi mengatakan dalam jumpa pers hari Jumat bahwa memangkalkan sistem misil itu di Korea Selatan ‘bakal langsung merugikan kepentingan keamanan strategis China dan Rusia’.

Lavrov mengatakan, memangkalkan sistem itu merupakan reaksi berlebihan. Rencana yang dibicarakan Amerika dengan Korea Selatan, katanya, jauh melampaui sesuatu ancaman yang mungkin datang dari Korea Utara bahkan turut memperhitungkan tindakan Korea Utara dewasa ini.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika di Washington John Kirby mengatakan, Amerika sedang berkonsultasi dengan Korea Selatan mengenai kemungkinan memangkalkan sistem misil itu karena prilaku provokatif Korea Utara. Ditambahkan, ‘ia tidak tahu apakah akan dipangkalkan, tetapi kalaupun dipangkalkan, tidak ada alasan bagi Rusia atau China merasa cemas sebab tujuannya semata-mata bersifat pertahanan’. [al]

XS
SM
MD
LG