Tautan-tautan Akses

Oposisi, Pemerintah Kamboja Peringati Hari HAM Terpisah


Warga Kamboja pendukung oposisi menggelar peringatan hari HAM di Phnom Penh, hari Selasa (10/12).

Warga Kamboja pendukung oposisi menggelar peringatan hari HAM di Phnom Penh, hari Selasa (10/12).

Ribuan pendukung dan aktivis oposisi Kamboja di Phom Penh hari Selasa (10/12) memperingati Hari HAM Sedunia dan mendesak berbagai perubahan dalam lingkungan HAM di negara itu.

Pemimpin oposisi Kamboja, Sam Rainsy yang juga Presiden partai CNRP, memimpin sekitar 6.000 pendukung melewati ruas-ruas jalan ibukota meski ada peringatan dari pihak berwenang agar tidak turun ke jalan.

Oposisi menuntut diadakannya penyelidikan independen terhadap dugaan kecurangan pemilu.

Meski ada peringatan polisi, pasukan keamanan membiarkan pawai itu berlangsung, mencegah terjadinya bentrokan bercampur kekerasan yang mewarnai banyak demonstrasi pada masa lalu di Kamboja.

Sementara itu, pemerintah Kamboja secara resmi memperingati Hari HAM dengan sejumlah acara di Phnom Penh, baik di Stadion Olimpiade di pusat ibukota maupun di Balai Kota.

Majelis Umum PBB menyatakan 10 Desember sebagai Hari HAM Sedunia tahun 1950. Hari Selasa juga memperingati 20 tahun penandatanganan Deklarasi Viena, pakta PBB yang mewajibkan semua negara agar menggalakkan dan melindungi hak asasi manusia bagi setiap warga.
XS
SM
MD
LG