Tautan-tautan Akses

Korea Utara dan Korea Selatan akan Adakan KTT


Ketua delegasi Korea Selatan Lee Duk-haeng (kanan) berjabat tangan dengan ketua delegasi Korea Utara Park Yong Il setelah penandatanganan perjanjian terkait reuni keluarga Korea di Tongilgak, wilayah perbatasan Panmunjom, Korea Selatan (Foto: dok).
Ketua delegasi Korea Selatan Lee Duk-haeng (kanan) berjabat tangan dengan ketua delegasi Korea Utara Park Yong Il setelah penandatanganan perjanjian terkait reuni keluarga Korea di Tongilgak, wilayah perbatasan Panmunjom, Korea Selatan (Foto: dok).

Korea Selatan menyatakan akan mengadakan pembicaraan tingkat tinggi yang jarang dilakukan dengan Korea Utara, sementara kedua pihak mempersiapkan reuni antara keluarga-keluarga yang terpisah akibat Perang Korea.

Kementerian Unifikasi Seoul menyatakan pertemuan itu akan diadakan di desa perbatasan Panmunjom hari Rabu.

Seorang jurubicara kementerian, Kim Eui-do, mengatakan, seorang deputi penasihat nasional akan memimpin delegasi Korea Selatan dan Korea Utara akan mengutus perunding kawakan Won Dong Yon.

Korea Utara dan Korea Selatan pekan lalu sepakat untuk memulai kembali reuni, yang terakhir kali berlangsung pada 2010. Reuni-reuni tersebut ditetapkan berlangsung pada 20-25 Februari, meskipun ada kekhawatiran Korea Utara mungkin akan membatalkannya pada saat-saat terakhir, seperti yang dilakukannya pada masa lalu.

Pyongyang telah menyatakan pekan lalu bahwa pihaknya dipaksa untuk mempertimbangkan kembali, hanya satu hari sebelum mencapai kesepakatan. Korea Utara telah menekan Seoul dan Washington agar membatalkan latihan militer gabungan tahunan yang dijadwalkan berlangsung akhir Februari.
XS
SM
MD
LG