Tautan-tautan Akses

Indonesia akan Tenggelamkan 71 Kapal Asing pada HUT Kemerdekaan


Angkatan Laut Indonesia menenggelamkan sebuah kapal asing di dekat Pulau Lemukutan, Kalbar, 18 Agustus tahun lalu (foto: dok).

Angkatan Laut Indonesia menenggelamkan sebuah kapal asing di dekat Pulau Lemukutan, Kalbar, 18 Agustus tahun lalu (foto: dok).

Indonesia akan menenggelamkan sampai 71 kapal asing yang ditahan bulan ini pada hari ulang tahun kemerdekaan, kata seorang menteri hari Senin (1/8).

Penenggelaman kapal-kapal asing itu untuk meningkatkan kampanye dalam usaha membuat jera penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia yang luas.

Sebagai negara kepulauan yang terbesar di dunia, Indonesia telah berusaha menghentikan kapal-kapal penangkap ikan asing tanpa izin di wilayahnya, dan Presiden Joko Widodo mengklaim penangkapan ikan illegal merugikan ekonomi milyaran dolar setiap tahun.

Sebegitu jauh, 176 kapal asing yang ditangkap karena menangkap ikan secara illegal telah ditenggelamkan – setelah awaknya diturunkan – sejak Jokowi memangku jabatan tahun 2014, dan peledakan beberapa kapal dipertunjukkan kepada umum.

Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti, yang memimpin usaha penindakan kapal itu, mengatakan sampai 71 kapal asing yang ditangkap karena menangkap ikan secara gelap akan ditenggelamkan tanggal 17 Augustus, ulang tahun ke-71 kemerdekaan Indonesia.

Dia mengatakan bahwa kapal-kapal tersebut akan ditenggelamkan di berbagai lokasi di seluruh Indonesia, tanpa menyebut dari negara mana asal kapal itu.

Kapal-kapal dari sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Thailand, Vietnam, Filipina dan Malaysia, telah ditenggelamkan dalam usaha penindakan itu.

Kapal-kapal akan ditenggelamkan bulan ini dengan membolonginya dan tidak diledakkan, kata Pujiastuti. Sebelumnya organisasi-organisasi lingkungan telah mengeluh tentang dampak lingkungan peledakan kapal-kapal.

Rencana tersebut dilakukan pada waktu peningkatan ketegangan maritime antara Beijing dan Jakarta setelah berkali-kali bentrokan di perairan sekeliling pulau-pulau Indonesia di Laut China Selatan yang sedang disengketakan. [gp]

XS
SM
MD
LG