Tautan-tautan Akses

Hillary Tak Akan Kerahkan Pasukan AS ke Irak


Kandidat Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump dan kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton berbicara dalam debat pencalonan presiden yang ketiga di UNLV (19/10). Las Vegas, Nevada (foto: AP Photo/Patrick)

Kandidat Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump dan kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton berbicara dalam debat pencalonan presiden yang ketiga di UNLV (19/10). Las Vegas, Nevada (foto: AP Photo/Patrick)

Hillary mengatakan, Suriah tetap akan jadi ajang terorisme selama perang saudara masih berlangsung di sana.

Hillary Clinton mengatakan dia tidak akan mengerahkan pasukan Amerika di Irak setelah ISIS dikalahkan di Mosul.

Dia juga mengatakan, Suriah tetap jadi ajang terorisme selama perang saudara masih berlangsung disana, dan ditambahkannya, dia akan memberlakukan “no-fly zone” atau zona larangan terbang dan tempat berlindung di Suriah untuk melindungi warga sipil.

Clinton mengatakan hal ini bisa memberi Amerika pengaruh lebih besar dan mencapai sebuah pengakhiran perang dengan Rusia dan Suriah.

Trump mengatakan, Mosul berhasil dikuasai ISIS karena pemerintahan Obama, termasuk Hillary Clinton sebagai menlu, menguasai kota itu tetapi kemudian menarik pasukan Amerika dari sana.

Dia mengatakan, Iran seharusnya berterima kasih kepada Amerika, karena Iran telah “mengambil alih” Irak.

Dia mengatakan, banyak pengungsi yang lari dari Suriah adalah pendukung ISIS, sementara Hillary Clinton mengatakan, dia tidak pernah akan menutup pintu untuk menerima dan menampung pengungsi perempuan dan anak-anak. [jm]

XS
SM
MD
LG