Tautan-tautan Akses

AS

Harian AS Kecam Tuduh Iran atas Wartawan Jason Rezaian


Iran menuduh wartawan AS, Jason Rezaian melakukan kejahatan serius, termasuk spionase (foto: dok).

Iran menuduh wartawan AS, Jason Rezaian melakukan kejahatan serius, termasuk spionase (foto: dok).

Harian AS, The Washington Post mengecam tuduhan Iran terhadap wartawan Jason Rezaian yang dipenjara di Teheran selama sembilan bulan.

Pemerintah Iran menuduh wartawan AS, Jason Rezaian melakukan kejahatan serius, termasuk spionase.

Surat kabar Washington Post dan Gedung Putih telah membantah tuduhan itu, dan menyebut hal itu sebagai tidak masuk akal. Editor Washington Post, Martin Baron mengatakan kepada VOA bahwa jurnalisme Rezaian telah dipuji oleh para pejabat tinggi Iran.

Jason Rezaian telah melapor dari Iran selama 10 tahun sebelum ia ditahan pada tanggal22 Juli tahun lalu dengan istri dan dua orang lainnya. Washington Post mengatakan kepada VOA bahwa sebelumnya tidak ada petunjuk hal ini bisa terjadi.

"Sebenarnya, Presiden Iran, Hassan Rouhani, dan Menteri Luar Negerinya, Mohammad JavadZariftelah mengatakan pada masa lalu bahwa ia adalah wartawan yang baik. Dan dia belum lama mengemukakan hal itu, tidak lama setelah ia ditangkap,dan juga berbulan-bulan kemudian," kata Martin Baron.

Amerika dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik selama 35 tahun, tetapitelah terlibat dalam perundingan nuklir dalam beberapa bulanbelakangan. Berbicara kepada wartawan di New York, menteri luar negeri Iran mengatakan Rezaian akan memperoleh persidangan yang adil.

“Sayangnya, kawan anda dan kawan saya wartawan Washington Post Jason Rezaian dituduh melakukan pelanggaran yang sangat serius. Dan saya berharap bahwa dia akan dibebaskan dari semua tuduhan di pengadilan. Tapi dia harus menghadapi pengadilan. Dia adalah warga negara Iran. Sayangnya, ada orang di tingkat lebih rendah yang terlalu bersemangat dan memanfaatkan dirinya.Saya tidak akan memperinci lebih lanjut, karena ini masih merupakan kasus yang ditangani oleh pengadilan. Dan saya berharap bahwa ia akan bebas dari tuduhan itu," papar Zarif.

Saudara laki-laki Rezaian, Ali mengatakan tidak jelas mengapa butuh begitu lama untuk penguasa Iran menetapkan tuduhan-tuduhan.

"Ini seharusnya tidak memerlukan waktu lama. Biasanya tidak lama, tetapi kasus ini, sudah tertunda beberapa kali. Kami tidak tahu mengapa. Mereka tidak mengatakan, tapi sekarang, sembilan bulan kemudian, dia dituduh memperkenalkan dan mempertemukan beberapa orang, sembilan tahun yang lalu," ujar Ali.

Redaktur Washington Post menyebut tuduhan yang bukan-bukan ini terancam hukuman penjara sampai 20 tahun.

"Dia hanyawartawan dan tidak pernah mempunyaiakses ke informasi rahasia. Semua komunikasinyamelalui saluran e-mail biasa, dan kita tahu bahwa pemerintah Iran memantaunya. Merekamungkin memantau kegiatannya, tetapi ia bekerjadi Iran untuk jangka waktu lama sebagai wartawan”.

Presiden Amerika, Barack Obama mengatakan Amerika akan berusaha sekuat tenaga untuk membebaskan Rezaian dan warga Amerika lainnya yang ditahan di Iran.

"Selama sembilan bulan, Jason dipenjarakan di Teheran karena sekedar menulis tentang harapan dan ketakutan rakyat Iran. Menyuguhkan kisah mereka kepada pembaca Washington Post dalam rangka menjembatani kemanusiaan yang kita alami bersama," jelas Obama.

Kasus Rezaian semakin dianggap sebagai bagian dari tawar-menawar dalam pembicaraan nuklir Iran yang juga mengikut sertakan lima negara lain.

XS
SM
MD
LG