Tautan-tautan Akses

Disney Angkat Rose Red ke Layar Lebar

  • Arif Budiman

Jessica Chastain dalam pemutaran perdana film "The Huntsman: Winter's War" di Regency Village Theatre, Los Angeles, 11 April 2016. (Foto: dok). Disney akan kembali membuat film terkait Putri Salju, dengan mengangkat cerita mengenai saudara perempuannya, Rose Red.

Jessica Chastain dalam pemutaran perdana film "The Huntsman: Winter's War" di Regency Village Theatre, Los Angeles, 11 April 2016. (Foto: dok). Disney akan kembali membuat film terkait Putri Salju, dengan mengangkat cerita mengenai saudara perempuannya, Rose Red.

Rose Red sebetulnya bukan tokoh baru yang direkayasa. Ia sudah lama eksis dan bahkan dimunculkan dalam sejumlah kisah dongeng Grimm Bersaudara. Hanya saja, popularitas Putri Salju telah menenggelamkan sosok ini.

Para penggemar Snow White alias Putri Salju barangkali akan kecewa. Menyusul keputusan untuk membuat film The Huntsman: Winter’s War yang sama sekali melupakan sosok Putri Salju dalam film terdahulunya, Snow White and The Huntsman, Disney akan kembali membuat film terkait Putri Salju namun bukan Putri Salju yang menjadi fokus cerita. Disney akan mengangkat cerita mengenai Rose Red, saudara perempuan Putri Salju.

Menurut The Hollywood Reporter, Disney tertarik mengangkat cerita ini setelah membaca naskah hasil revisi Evan Daugherty dari karya Justin Merz. Rose Red sebetulnya bukan tokoh baru yang direkayasa. Ia sudah lama eksis dan bahkan dimunculkan dalam sejumlah kisah dongeng Grimm Bersaudara. Hanya saja, popularitas Putri Salju telah menenggelamkan sosok ini.

Daugherty sengaja mengarahkan perhatian ke Rose Red. Dalam film Disney berikutnya itu, Rose Red akan diceritakan bertemu tujuh kurcaci yang selama ini akrab dengan Putri Salju. Putri Salju sendiri tidak akan banyak diceritakan karena ia mengalami mati suri setelah memakan apel beracun yang mengandung kutukan. Dibantu Doc, Grumpy, Sleepy, Happy, Bashful, Sneezy dan Dopey, Rose melakukan perjalanan berbahaya untuk menghapuskan kutukan yang menimpa Putri Salju dan membangunkannya dari tidur panjang.

Inti ceritanya, dalam film live action terbaru Disney ini, Rose Red akan menjadi penyelamat Putri Salju.

Daugherty sendiri sudah begitu akrab dengan dongeng klasik Putri Salju. Dialah yang menggarap skenario film Snow White and the Huntsman (2012), yang dibintangi Kristen Stewart dan Chris Hemsworth. Ia belakangan juga dilibatkan dalam pembuatan skenario film-film box office seperti Teenage Mutant Ninja Turtles (2014) dan Divergent (2014).

Sembari menunggu Daugherty merampungkan pekerjaannya, Disney tengah mencari sutradara yang cocok untuk mengarahkan film ini. Tripp Vinson yang menggarap Hansel & Gretel: Witch Hunters telah ditunjuk sebagai produsernya. Dan Film Red Rose bakal menjadi proyek ketiga Vinson bersama Disney, setelah prekuel Aladdin dan Prince Charming.

Proyek-proyek live-action Disney tak lepas dari kesuksesan yang dipetik belakangan ini. Setelah Maleficent dan Cinderella sempat merajai box office, The Jungle Book membukukan perolehan yang lebih dari perkiraan sebelumnya. Dalam tiga hari pemutarannya di berbagai penjuru dunia, The Jungle Book berhasil menembus perolehan di atas 300 juta dolar. Angka itu diperkirakan akan terus meningkat dalam hari-hari mendatang menyusul munculnya berbagai pujian terhadap film ini. Disney semakin percaya diri bahwa pembuatan ulang film-film kartun klasik ke bentuk live action sangat diminati.

Disney saat ini sedang sibuk menggarap Pinocchio, Cruella De Vil, sebuah prequel film Aladdin yang diberi judul Genies, dan Prince Charming. Perusahaaan film itu baru saja merampungkan shooting film Beauty & The Beast dan berencana akan merilisnya Maret mendatang. [ab/uh]

(Sumber: AP/cinemablend.com​)

XS
SM
MD
LG