Tautan-tautan Akses

Film 'Cinderella' Sasar Perempuan Dewasa dan Daya Beli Mereka


Para bintang film "Cinderella," Lily James dan Richard Madden, meluncurkan etalase toko bertema di Saks Fifth Avenue, New York (9/3).

Para bintang film "Cinderella," Lily James dan Richard Madden, meluncurkan etalase toko bertema di Saks Fifth Avenue, New York (9/3).

Sutradara Inggris Kenneth Branagh mengubah dongeng animasi Disney yang diluncurkan pada 1950 menjadi film layar lebar dengan aktor manusia.

Dongeng dan gaun putri yang berkibar mungkin cerita yang sempurna untuk anak-anak, namun dengan pembuatan ulang kisah "Cinderella" oleh Walt Disney Co., orang-orang dewasa mungkin bisa ikut berfantasi.

Sutradara Inggris Kenneth Branagh telah mengubah film animasi Disney yang diluncurkan pada 1950 menjadi tontonan aksi langsung. Bintang-bintang pemerannya termasuk Lily James sebagai Cinderella, Richard Madden sebagai Pangeran dan pemenang Oscar Cate Blanchett sebagai ibu tiri jahat yang glamor.

Diluncurkan Jumat (13/3), film itu dapat merajai box office AS dan Kanada dengan menghasilkan US$64 juta pada akhir pekan pembuka, menurut Boxoffice.com. Namun Disney juga akan meraup penghasilan dari penjualan barang-barang yang difokuskan pada orang dewasa, termasuk sepatu hak tinggi yang terinspirasi sepatu kaca.

Branagh mengatakan ia ingin membawa Cinderella ke abad 21 dengan menonjolkan kekuatan perempuan.

"Ia bukan korban, ia tidak pasif. Ia perempuan yang kuat, namun kemurahan hatinya merupakan hal yang menginspirasi," ujarnya pada Reuters.

Dalam sebuah penayangan baru-baru ini, Cinderella membangkitkan desahan dan air mata dari para penonton yang kebanyakan perempuan, sesuatu yang menurut Branagh merefleksikan tuntutan untuk lebih banyak film-film yang menarik perempuan.

"Penonton perempuan seluruh umur, mereka memenuhi bioskop. Mengapa mereka tidak bisa melihat film-film yang merefleksikan diri mereka?" ujarnya.

Film itu mengikuti dongeng klasik mengenai gadis piatu yang dianiaya ibu tiri dan kakak-kakak tirinya.

Ibu peri kemudian mengubahnya menjadi putri untuk menghadiri pesta dansa kerajaan, di mana ia berdansa dengan Pangeran dan lari pada tengah malam, meninggalkan sepatu kaca terkenal yang membawa Pangeran kepada dirinya.

"Ini kisah 'underdog', kita mendukung seorang gadis yang tidak memiliki apa-apa namun pantas mendapatkan lebih karena ia pandai dan baik," ujar James.

Disney bekerjasama dengan merek-merek besar di bidang ritel, desain dan tata rias untuk memproduksi barang-barang terkait film.

Sepatu kaca versi Jimmy Choo dijual secara eksklusif di Saks Fifth Avenue di New York (9/3).

Sepatu kaca versi Jimmy Choo dijual secara eksklusif di Saks Fifth Avenue di New York (9/3).

Saks Fifth Avenue menjual sepatu kaca versi desainer-desainer tenama, seperti sepatu hak tinggi biru tua karya Jerome C. Rousseau seharga US$795 sampai sepatu bertabur kristal karya Jimmy Choo senilai $4.595.

MAC Cosmetics mengembangkan koleksi terbatas "Cinderella" yang termasuk pemulas mata, perona pipi dan lipstik yang terinspirasi bubuk dengan harga antara $17 dan $44. Barang-barang itu terjual habis dalam penjualan lewat Internet hanya beberapa jam setelah diluncurkan.

"Ada sesuatu dalam karakter-karakter yang dibawakan Disney yang beresonansi dengan banyak orang segala umur," ujar Presiden MAC Global, Karen Buglisi-Weiler.

XS
SM
MD
LG