Tautan-tautan Akses

Dempsey Cetak Gol Tercepat, AS Tekuk Ghana 2-1


Clint Dempsey mencetak gol tercepat dalam Piala Dunia 2014 ke gawang Ghana pada detik ke-30 (16/6).

Clint Dempsey mencetak gol tercepat dalam Piala Dunia 2014 ke gawang Ghana pada detik ke-30 (16/6).

Penyerang timnas AS Clint Dempsey mencetak gol tercepat dalam Piala Dunia 2014 ke gawang Ghana pada detik ke-29 yang mengubah kedudukan menjadi 1-0, di kota Natal, Brazil, Senin (16/6).

Setelah penyerang timnas AS Clint Dempsey mencetak gol tercepat dalam Piala Dunia 2014 ke gawang Ghana pada detik ke-29 yang mengubah kedudukan menjadi 1-0, Amerika menghabiskan lebih dari satu jam berjuang untuk menahan gelombang demi gelombang serangan Ghana.

Gelombang serangan Ghana akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82.

Tim 'the Black Stars' (Bintang-bintang Hitam) Ghana yang pada dua Piala Dunia terakhir mengeleminasi Amerika, tampaknya kembali akan membuyarkan harapan AS pada Piala Dunia 2014 ini.

Dengan dua pemain skuad utamanya harus keluar lapangan akibat cedera, AS nyaris tak mengancam pertahanan Ghana di babak kedua, sampai tendangan sudut pada menit ke-86. Graham Zusi mengangkat bola ke kotak penalti, di mana pemain pengganti John Brooks melompat di atas para pemain belakang Ghana dan menyundul bola untuk memastikan kemenangan 2-1.
John Brooks (kanan) bergembira setelah mencetak gol melalui sundulan kepala di menit ke-86, Senin (16/6).

John Brooks (kanan) bergembira setelah mencetak gol melalui sundulan kepala di menit ke-86, Senin (16/6).

Kemenangan 2-1 atas Ghana menempatkan AS berada di posisi kedua Grup G di belakang tim panser Jerman yang pada pertandingan sebelumnya secara meyakinkan berhasil mengandaskan Portugal dengan skor telak 4-0.

Dengan kekalahan ini Ghana dan Portugal berada di posisi ke-3 dan ke-4 Grup G yang dijuluki sebagai grup neraka.

"Saya hanya berusaha berlari di dalam kotak penalti, dan berharap bahwa bola akan menuju ke kepala saya dan itu terjadi," kata John Brooks, pemain belakang AS setinggi 193 cm yang maju ke depan untuk membantu serangan.

Usai babak kedua, pelatih AS asal Jerman Jurgen Klinsmann, yang disewa untuk mengubah timnas AS menjadi kekuatan potensial di Piala Dunia, melampiaskan kegembiraannya.

"Tim AS selalu memiliki semangat besar," kata Klinsmann. "Saya percaya kita masih akan mendapatkan beberapa peluang, meskipun (Ghana) baru menyamakan kedudukan. Itulah yang mereka lakukan. Dan (di menit ke-86) datang peluang (tendangan penjuru) yang kita telah lakukan berulang-ulang dalam latihan. Dan (Brooks) berhasil mencetak gol ke gawang."

Penyerang AS pencetak gol pertama, Dempsey mengalami patah hidungnya setelah terkena benturan lutut pemain Ghana.

"Saya (tadi mengalami) batuk darah sedikit. Mudah-mudahan saya akan bisa bernapas normal lewat hidung lagi sebelum pertandingan berikutnya," harap Dempsey.

Gol Dempsey tersebut membuatnya menjadi pemain AS pertama yang mencetak gol di tiga Piala Dunia yang berbeda, dan golnya menduduki peringkat kelima-tercepat dalam sejarah Piala Dunia.

"Apa yang bisa saya katakan adalah pertandingan tadi adalah tantangan yang sulit," kata pelatih Ghana Kwesi Appiah. "Bermain di Piala Dunia setiap kesalahan kecil harus dibayar mahal. Kami tidak siap dan kecolongan dengan gol pertama."

Dengan membawa slogan "Satu Bangsa, Satu Tim", puluhan ribu penggemar AS ikut turun untuk menyaksikan pertandingan di kota pantai Natal.

Dalam pertandingan lainnya di Grup F, timnas Nigeria hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Iran. Dengan demikian Argentina tetap memimpin di Grup F dengan nilai 3 poin, disusul oleh Iran, Nigeria, dan Bosnia Herzegovina di posisi terakhir.
XS
SM
MD
LG