Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut telah terjadi sedikitnya 64 gempa susulan hingga Jumat (22/3) pukul 18.21, pada kejadian gempa bumi tektonik Bawean. BMKG menyatakan gempa yang terjadi adalah gempa bumi kerak dangkal, yang dipengaruhi kondisi batuan permukaan.