Presiden AS Barack Obama mengatakan hari Kamis (17/10) bahwa ia akan mendesak Kongres AS untuk menegakkan reformasi imigrasi menyeluruh.
Kongres Amerika kini berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan rancangan undang-undang dan mencegah bencana finansial setelah tercapainya kesepakatan bipartisan di Senat AS, Rabu (16/10).
Presiden Obama dan anggota DPR Partai Republik saling menuding dan tidak mengarah pada pemecahan masalah untuk membuka kembali kegiatan pemerintah.
Para anggota legislatif bekerja sampai larut malam namun tidak dapat menanggulangi perpecahan terkait isu undang-undang kesehatan yang diusulkan Obama.
Hampir seminggu sebelum pemerintah federal Amerika terancam tutup, usaha untuk memperluas anggaran pemerintah federal masih juga belum mendekati kesepakatan di Kongres AS.
Anggota Kongres AS dari kedua partai politik mendukung keputusan Presiden Barack Obama untuk menunda kemungkinan aksi militer atas Suriah sambil berbagai upaya diplomatik terus berkembang.
DPR Amerika telah memperkenalkan RUU untuk memberatkan hukuman federal atas perdagangan seks anak-anak.
Pejabat senior Gedung Putih mendesak Presiden Iran yang baru terpilih, ulama moderat Hassan Rowhani, untuk memimpin negaranya ke arah penggunaan tenaga nuklir yang aman.
Kepala eksekutif Apple menyatakan perusahaan itu tidak melakukan penghindaran pajak, namun mendesak perombakan aturan pajak AS.
Senator petinggi Partai Republik menyebut penjelasan awal pemerintahan Obama tentang serangan mematikan tahun lalu di Benghazi, Libya, sebagai upaya "menutup-nutupi."
Beberapa anggota DPR Amerika mengatakan serangan udara Israel ke Suriah menunjukkan Amerika bisa mengambil tindakan untuk melindungi warga sipil Suriah.
Seorang polisi mengatakan serangan-serangan lain mungkin akan dilaksanakan oleh Dzhokhar Tsarnaev jika ia tidak segera ditangkap dan saudaranya, Tamerlan, tidak tewas.
Senat Amerika setuju memperdebatkan RUU pemilikan senjata – desakan pertama dalam dua dekade untuk mengurangi jumlah korban tewas di Amerika akibat penggunaan senjata.
Seorang anggota DPR Amerika meremehkan ancaman Pyongyang untuk menyerang daratan AS, tetapi khawatir Korea Utara akan berperang dengan negara lain di Asia.
Mulainya pemangkasan anggaran Amerika secara otomatis tidak mengubah jalan buntu antara Demokrat dan Republik tentang masa depan keuangan Amerika.
Tak lama setelah upacara pelantikan di mana Presiden Obama menyampaikan pidatonya, reaksi terhadap pidato Obama itu langsung bergema di aula Kongres AS.
Namun, kegagalan mendapat tambahan pinjaman dapat menyebabkan pemerintah federal kehabisan dana dalam beberapa bulan mendatang dan dapat menurunkan peringkat kredit AS.
Sementara perundingan 'jurang fiskal' di Amerika terus berlanjut, beberapa anggota Kongres dari kedua Fraksi menyuarakan tentangan atas kemungkinan kesepakatan jurang fiskal yang hingga kini belum tercapai.
Harapan untuk mencegah apa yang disebut sebagai “jurang fiskal” yang akan jatuh pada tanggal 1 Januari mendatang kian meredup. Sebut saja ini “Mission Impossible” versi Washington.
Duta Besar Amerika untuk PBB menyanggah menyatakan kebohongan atau ketidakmampuan dalam pernyataan terkait serangan teroris di Benghazi.
Tunjukkan lebih banyak