Bangun Kembali Kawasan Sur, Turki Putus Listrik dan Air Minum

Warga di Diyarbakir, Turki harus menggunakan lilin di rumahnya setelah pemerintah Turki memutuskan aliran listrik untuk membangun kembali kawasan ini.

Sur, sebuah distrik pusat di Diyarbakir, yang hancur dalam bentrokan berbulan-bulan pada tahun 2015 antara pasukan keamanan Turki dan cabang Partai Pekerja Kurdistan (PKK), akhirnya dibangun kembali.

Tetapi beberapa keluarga menolak meninggalkan rumah mereka, dan mengatakan bahwa subsidi yang diberikan pemerintah terlalu sedikit. Aliran listrik dan air di daerah itu telah diputus, dan keluarga-keluarga berjuang untuk hidup tanpa listrik dan harus membawa air untuk keperluan mereka.

Pada malam hari, jalan-jalan di lingkungan Ali Pasa dan Lalebey di Sur sebagian besar gelap karena pemadaman listrik. Hanya beberapa lampu jalan yang masih hidup sebagai satu-satunya sumber penerangan. Penduduk berkumpul di bawah lampu jalan itu untuk membicarakan satu topik, yaitu pengosongan kawasan itu.

Dua lingkungan penduduk telah dikosongkan.

Beberapa keluarga yang mendapat subsidi meninggalkan Sur untuk selamanya. Keluarga- keluarga lain yang mengatakansubsidi itu terlalu rendah, mencari bantuan hukum. Tetapi saat tuntutan hukum mereka masih diproses pengadilan, sebagian dari mereka dipaksa meninggalkan tempat itu.

Yang lain lagi menolak meninggalkan kota, sehingga pemerintah memutuskan untuk memutuskan aliran listrik dan air ke Sur.

Bagi penduduk yang masih tinggal di sana, mereka harus mencari air untuk kebutuhan sehari-hari dan duduk di bawah lampu jalan sampai mereka tidur.

Cemal Tayurak, yang tinggal dengan 19 orang lainnya di satu rumah, mengatakan kepada VOA, "Mereka memaksa kami untuk pergi dengan cara memutus aliran listrik dan air." [sp/ii]