Jerman akan Lakukan Segala Upaya untuk Jamin Keamanan Ukraina

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock

Jerman akan melakukan segala upaya untuk menjamin keamanan Ukraina, kata Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock hari Senin (17/1) dalam kunjungan pertamanya ke Ukraina, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan invasi Rusia.

“Kami akan melakukan segalanya untuk menjamin keamanan Ukraina. Kami akan melakukan segalanya untuk menjamin keamanan Eropa,” katanya pada konferensi pers setelah pembicaraan dengan menteri luar negeri Ukraina, sehari sebelum ia dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Moskow.

Barat menuduh Rusia mengerahkan tank, artileri dan sekitar 100.000 tentara di perbatasan timur Ukraina yang dilanda perang selama beberapa pekan terakhir, dalam apa yang disebut NATO sebagai persiapan invasi.

BACA JUGA: Ukraina Salahkan Rusia atas Serangan Siber

Sementara Moskow mengatakan langkah itu merupakan tanggapan atas apa yang dianggapnya sebagai peningkatan kehadiran NATO di wilayah pengaruhnya. Rusia dengan keras menentang perluasan persekutuan Atlantik.

Saat berbicara dalam kunjungannya ke Madrid, Spanyol, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan, “Kami mengharapkan langkah-langkah yang jelas dari Rusia untuk meredakan situasi.”

“Agresi militer terhadap Ukraina akan menimbulkan konsekuensi politik dan ekonomi yang serius” bagi Rusia, tambahnya pada konferensi pers bersama Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez.

Kunjungan Baerbock ke Kyiv dilakukan di tengah upaya untuk menghidupkan kembali apa yang disebut sebagai pengelompokan Format Normandia yang terdiri atas Jerman, Prancis, Rusia dan Ukraina, yang bertujuan untuk meredakan konflik.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan kepada wartawan setelah diskusi bahwa Ukraina dan Jerman “berkomitmen menciptakan penyelesaian diplomatik atas konflik ini.”

“Tujuan bersama kami yaitu kinerja efektif Format Normandia dan penyelenggaraan pertemuan puncak para pemimpin Format Normandia,” imbuh Kuleba.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Ukraina tetap berniat menerima persenjataan dari Barat, setelah Kyiv pada Desember lalu menuduh Berlin menghalangi pasokan senjata NATO.

“Dialog kami dengan Jerman terkait masalah ini akan berlanjut,” kata Kuleba.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan menggelar pertemuan pertamanya dengan Barbock hari Selasa (18/1).

Ia menuturkan dalam sebuah pernyataan menjelang pertemuan bahwa aka nada “pertukaran mendalam tentang isu-isu internasional saat ini, terutama pada realisasi proposal Rusia tentang jaminan keamanan.”

Lavrov mengatakan dalam konferensi pers hari Senin (17/1) bahwa Rusia sedang menunggu “jawaban konkret” atas serangkaian tuntutan keamanan di Eropa.

Ia menambahkan bahwa “kepemimpinan Rusia mampu melindungi kepentingannya, baik dari segi keamanan maupun dalam hal memastikan hak-hak warga negara Rusia.” [rd/jm]