AS Serukan Penyitaan Kapal Supertanker Iran

Kapal Supertanker Iran Grace 1 masih berada di pelabuhan Gibraltar hari Jumat (16/8).

Pemerintah Amerika hari Jumat (16/8) memerintahkan penyitaan kapal supertanker Iran Grace1 atas tuduhan adanya usaha Iran untuk “mengakses sistem keuangan Amerika, untuk mendukung penjualan minyak ke Suriah,” kata pernyataan Departemen Kehakiman.

Seruan Amerika itu dikeluarkan satu hari setelah pemerintah Gibraltar membebaskan kapal Iran itu. Tidak jelas siapa yang akan melakukan penyitaan itu.

Surat perintah Amerika itu mengatakan, kapal Grace1, dengan seluruh minyak yang dibawanya dan uang sebesar 995 ribu dollar bisa disita karena melanggar “Undang-undang Darurat Kekuatan Ekonomi Internasional”.

Iran, sebagai pemilik kapal juga dituduh melakukan penipuan bank, pencucian uang dan kegiatan teroris.

BACA JUGA: Kapal Tanker Iran yang Dibebaskan Masih Berada di Gibraltar

Hari Jumat (16/8) pagi para pejabat Iran mengatakan kapal itu sudah siap akan berlayar meninggalkan Gibraltar. Wakil kepala Organisasi Pelabuhan Iran, Jalil Eslami mengatakan, kapal Grace1 itu akan diganti namanya dan menggunakan bendera Iran, sebelum berlayar.

Kantor berita AFP mengatakan kapal itu sedang menunggu kedatangan awak kapal yang baru sebelum meninggalkan Gibraltar. (ii)