Tautan-tautan Akses

Balas Pembunuhan Pilot, Yordania Eksekusi 2 Militan


Pasukan keamanan Yordania meninggalkan penjara Swaqa setelah eksekusi terhadap Sajida al-Rishawi dan Ziad al-Karbouly, Rabu pagi (4/2).
Pasukan keamanan Yordania meninggalkan penjara Swaqa setelah eksekusi terhadap Sajida al-Rishawi dan Ziad al-Karbouly, Rabu pagi (4/2).

Pihak berwenang Yordania menggantung Sajida al-Rishawi, seorang wanita Irak dan Ziad al-Karbouly, seorang pria Irak yang terkait al-Qaida.

Yordania telah mengeksekusi dua orang militan pada waktu subuh hari Rabu (4/2), membalas pembunuhan secara mengerikan seorang pilot Yordania yang ditangkap oleh ISIS setelah pesawatnya jatuh ketika melakukan misi menyerang laskar ISIS di Suriah.

Pihak berwenang Yordania menggantung Sajida al-Rishawi, seorang wanita Irak yang dijatuhi hukuman mati atas perannya dalam pemboman bunuh diri tahun 2005 di Amman, dan Ziad al-Karbouly, seorang warga Irak lainnya yang mempunyai hubungan dengan al-Qaida.

ISIS sebelumnya telah menuntut pembebasan al-Rishawi sebagai bagian dari pertukaran tawanan, tetapi Yordania tidak mau melangkah maju tanpa bukti bahwa pilot Muath al-Kaseasbeh masih hidup.

Sebuah video muncul online hari Selasa yang mengaku menunjukkan pilot tersebut terkunci dalam sebuah kerangkeng. lalu seorang militan menyalakan api dan membakar jejak bensin menuju kerangkeng tadi dan membakarnya hidup-hidup hingga tewas.

Brian P. Hale, direktur hubungan masyarakat untuk Kantor Direktur Intelijen Nasional Amerika, mengatakan, masyarakat intelijen Amerika tidak mempunyai alasan untuk meragukan keaslian video itu.

XS
SM
MD
LG