Tautan-tautan Akses

Uni Eropa: Pengawas PBB Harus Kunjungi Lokasi Nuklir Iran


Presiden Mahmoud Ahmadinejad saat meninjau fasilitas pengayaan uranium Iran di Natanz (foto dokumentasi).
Presiden Mahmoud Ahmadinejad saat meninjau fasilitas pengayaan uranium Iran di Natanz (foto dokumentasi).

Iran dilaporkan hanya akan mengundang dua anggota P5 Plus 1 yaitu Rusia dan Tiongkok untuk meninjau fasilitas nuklirnya.

Uni Eropa mengatakan terserah Badan Energi Atom Internasional untuk mengunjungi tempat-tempat nuklir di Iran atau tidak.

Seorang juru bicara Uni Eropa hari Rabu mengatakan, blok Uni Eropa itu tidak bereaksi atas undangan Iran agar beberapa diplomat asing tertentu meninjau tempat fasilitas nuklirnya.

Teheran telah menyarankan kunjungan itu berlangsung tanggal 15 dan 16 Januari, sebelum pembicaraan tentang program nuklir Iran di Istanbul akhir bulan ini. Undangan Iran tersebut tidak mencakup negara-negara utama yang akan menghadiri pertemuan itu, termasuk Amerika, Perancis, Inggris dan Perancis.

Pertemuan itu akan mencakup wakil-wakil perwakilan dari Iran dan negara-negara P5 plus 1, yaitu kelima anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman.

Para diplomat mengatakan Iran hanya akan mengundang dua anggota P5 Plus 1 yaitu Rusia dan Tiongkok. Mereka mengatakan Teheran juga mengundang Mesir, Turki, Brazil, Kuba dan Hungaria – yang saat ini menjadi presiden Uni Eropa.

Negara-negara Barat, termasuk Amerika, percaya Iran secara diam-diam hendak membuat senjata nuklir. Iran mengatakan program nuklirnya adalah untuk tujuan damai.

XS
SM
MD
LG