Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Bekukan Aset Mantan Presiden Ukraina


Warga berjalan di sekitar rumah kediaman Presiden terguling Ukraina Viktor Yanukovyc di Mezhyhirya, wilayah Kyiv, 22 Februari 2014 (Foto: dok).
Warga berjalan di sekitar rumah kediaman Presiden terguling Ukraina Viktor Yanukovyc di Mezhyhirya, wilayah Kyiv, 22 Februari 2014 (Foto: dok).

Uni Eropa telah membekukan aset 18 mantan pejabat tinggi pemerintah Ukraina, termasuk aset Presiden Viktor Yanukovych yang digulingkan.

Blok yang terdiri dari 28 negara itu mengumumkan nama-nama mereka yang terkena sanksi Kamis pagi (6/3), setelah mencapai keputusan malam sebelumnya untuk memberlakukan hukuman kepada mereka yang bertanggungjawab atas penggelapan dana negara.

Putra Yanukovych, mantan menteri kehakimannya dan beberapa menteri pemerintah lainnya juga termasuk diantara orang-orang yang asetnya telah dibekukan. Yanukovych melarikan diri dari Ukraina bulan lalu setelah terjadi aksi protes berdarah terhadap keputusannya menerima paket bantuan ekonomi dari Rusia.

Sementara itu, satu putaran diplomasi internasional yang bertujuan untuk meredakan krisis militer di semenanjung Krimea, Ukraina, akan berlangsung Kamis. Para pemimpin negara-negara Uni Eropa akan bertemu di Brussels untuk mempertimbangkan kemungkinan sanksi terhadap Rusia.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry dijadwalkan akan bertemu lagi dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Roma hari Kamis (6/3). Kerry mengadakan serangkaian diskusi dengan Lavrov, Menteri Luar Negeri Inggris William Hague dan Menteri Luar Negeri sementara Ukraina Andriy Deshchytsia.

Lavrov dan Deshchytsia tidak bertemu tatap muka selama perundingan hari Rabu 95/3), dan Kerry mengatakan semula dia tidak mengharapkan pertemuan tersebut akan terjadi.
XS
SM
MD
LG