Tautan-tautan Akses

Umat ​​Katolik Hongaria Bersiap Sambut Paus


Paus Fransiskus di Vatikan, 11 Agustus 2021. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane/File Photo)
Paus Fransiskus di Vatikan, 11 Agustus 2021. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane/File Photo)

Paus Fransiskus akan mengunjungi Hongaria akhir pekan ini. Ini akan menjadi kunjungan pertama setelah 25 tahun sejak Paus Yohanes Paulus II pergi ke sana pada tahun 1996.

Fransiskus akan menggelar Misa terakhir Kongres Ekaristi Internasional di Budapest, acara satu minggu yang diadakan tiap empat tahun dan dihadiri umat Katolik dari seluruh dunia. Misa pada Minggu (12/9) itu diperkirakan akan menarik sampai sebanyak 100.000 orang ke ibukota Hongaria, meski ada kekhawatiran akan lonjakan baru kasus COVID-19.

Istvan Havasi, peserta prosesi Hari Santo Stefanus mengatakan, "Saya merasa kunjungan ini merupakan kehormatan bagi Hongaria dan kesempatan besar bagi kita semua.”

Penyelenggara mengumumkan bahwa acara itu akan dikecualikan dari pembatasan pertemuan massal, dan sertifikat vaksinasi, masker, atau jarak fisik tidak akan diperlukan.

Pembuat manisan Hungaria Zsolt Karl memamerkan "Bite of Heaven" yang disajikannya menjelang kedatangan Paus, di toko kuenya di Dunaharaszti, Hungaria, 7 September 2021. (REUTERS/Marton Monus)
Pembuat manisan Hungaria Zsolt Karl memamerkan "Bite of Heaven" yang disajikannya menjelang kedatangan Paus, di toko kuenya di Dunaharaszti, Hungaria, 7 September 2021. (REUTERS/Marton Monus)

Sebelum menyampaikan Misa penutupan itu, Paus akan bertemu sebentar dengan Presiden Hongaria Janos Ader dan Perdana Menteri populis sayap kanan Viktor Orban.

Dikenal karena sikap garis kerasnya terhadap imigrasi, Orban sering menggambarkan pemerintahannya sebagai pembela "peradaban Kristen" di Eropa dan benteng melawan migrasi dari negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim. Sebagian kebijakan Orban bertentangan dengan pandangan yang dianut Paus Fransiskus.

Orban juga mendapat kecaman karena kebijakan baru-baru ini yang dianggap menarget hak-hak kaum LGBT, sementara Paus Fransiskus mempunyai pandangan yang lebih moderat tentang LGBT.[ka/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG