Tautan-tautan Akses

Ukraina, Rusia, Jerman Sepakat Beri Akses untuk Pemantau Gencatan Senjata


Unit artileri Ukraina di luar desa Luhanske, sekitar 20 kilometer dari utara Debaltseve, Ukraina (17/2). (AP/Petr David Josek)
Unit artileri Ukraina di luar desa Luhanske, sekitar 20 kilometer dari utara Debaltseve, Ukraina (17/2). (AP/Petr David Josek)

Para pemimpin negara-negara tersebut sepakat memberi akses kepada Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa untuk memantau gencatan senjata yang goyah itu.

Para pemimpin Ukraina, Rusia, dan Jerman telah mencapai persetujuan untuk memberi akses kepada pemantau keamanan Eropa ke Ukraina timur, di mana pertempuran telah berkobar yang melanggar gencatan senjata yang dimediasi masyarakat internasional.

Pernyataan pemerintah Jerman mengatakan Selasa (17/2) bahwa persetujuan itu dicapai dalam konferensi melalui telepon antara Presiden Ukraina Petro Poroshenko, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Pernyataan itu mengatakan para pemimpin telah menyepakati “langkah-langkah kongkret yang tidak dijelaskan” yang akan memberi akses kepada para pejabat dari Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa, yang memantau gencatan senjata yang goyah itu.

Pemberontak pro-Rusia telah mengepung dan terus menyerang kota Debaltseve, Ukraina timur, yang dikuasai oleh militer Ukraina.

Hari Selasa, juru bicara pemberontak Denis Pushilin mengatakan kepada Reuters kaum separatis mempunyai hak “moral” untuk mempertahankan kota itu, yang ia sebut “wilayah intern.” Ia juga mengatakan pemberontak siap melakukan penarikan bersama, tetapi akan terus “membalas tembakan.”

XS
SM
MD
LG