Tautan-tautan Akses

Turki Tahan 15 Orang yang Terkait ISIS


Sejumlah polisi berjaga di depan gerbang masuk Konsulat Jenderal Swedia, di Istanbul, Turki, pada 21 Januari 2023. (Foto: AFP/Yasin Akgul)
Sejumlah polisi berjaga di depan gerbang masuk Konsulat Jenderal Swedia, di Istanbul, Turki, pada 21 Januari 2023. (Foto: AFP/Yasin Akgul)

Kantor berita resmi Turki mengatakan, pada Sabtu (4/2) malam, bahwa sebanyak 15 orang telah ditangkap karena diduga memiliki hubungan dengan kelompok ekstremis Negara Islam (ISIS) menyusul peringatan keamanan yang dikeluarkan oleh sejumlah konsulat Barat dalam beberapa hari terakhir.

Kantor berita Anadolu, mengutip pernyataan polisi Istanbul mengatakan, kelompok itu ditahan karena diduga merencanakan serangan terhadap Konsulat Swedia dan Belanda di Istanbul, serta gereja dan sinagoge.

Namun polisi menambahkan, mereka tidak bisa memastikan adanya "ancaman nyata" terhadap sejumlah lokasi tersebut. Pada pekan lalu, beberapa negara Barat menutup sementara konsulat mereka di Istanbul karena masalah keamanan.

Dinas intelijen yang memimpin operasi polisi menyatakan, kelompok itu mungkin menerima perintah dari afiliasi ISIS yang disebut Negara Islam Provinsi Khorasan, yang aktif di wilayah Asia Selatan dan Asia Tengah.

Swedia dan Belanda menjadi sasaran protes kemarahan di Turki, setelah seorang aktivis anti-Muslim membakar kitab suci umat Islam di Stockholm, dan tindakan serupa terjadi di Den Haag.

Pejabat pemerintah Turki menuduh Swedia dan Belanda gagal berbagi informasi tentang ancaman keamanan yang memicu penutupan konsulat mereka dan bertujuan membahayakan Turki.

Pada bulan November, sebuah pengeboman di Istiklal Avenue yang ramai di Istanbul, yang terletak di jantung kota dan dekat beberapa konsulat asing, menewaskan enam orang dan melukai beberapa lainnya. Pihak berwenang Turki menyalahkan serangan itu pada militan Kurdi, tetapi kelompok itu membantah terlibat dalam aksi tersebut. [ps/rs]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG