Tautan-tautan Akses

AS

Trump Serukan Diakhirinya Pembunuhan di Kubu Pemberontak Suriah


Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Palm Beach, Florida, 24 Desember 2019. (Foto: dok).

Presiden AS Donald Trump, Kamis (26/12) meminta pemerintah di Moskow, Damaskus dan Teheran agar menghentikan kekerasan di Idlib, provinsi yang dikuasai pemberontak di Suriah.

“Rusia, Suriah dan Iran membunuh, atau dalam perjalanan untuk membunuh, ribuan warga sipil di provinsi di barat laut Suriah," cuit Trump. Ia menambahkan, “Jangan lakukan itu.”

Meningkatnya bombardemen oleh pasukan Suriah dan Rusia telah menghantam Idlib sejak pertengahan Desember, sementara pasukan rezim Suriah bergerak maju di lapangan meskipun ada perjanjian gencatan senjata pada Agustus lalu dan PBB telah menyerukan tentang deeskalasi situasi. Idlib adalah benteng penting terakhir yang dikuasai oposisi. Hampir 80 warga sipil tewas akibat serangan udara dan artileri pada periode yang sama, sebut Syrian Observatory for Human Rights, yang memperkirakan lebih dari 40 ribu orang telah mengungsi dalam beberapa pekan terakhir.

Turki, Selasa (26/12) menyerukan agar serangan itu “segera dihentikan,” setelah mengirim satu delegasi ke Moskow untuk membahas situasi tersebut.

Juru bicara presiden Ibrahim Kalin mengatakan Ankara mendesak gencatan senjata baru untuk menggantikan perjanjian yang dicapai pada Agustus silam.

Trump, Kamis (26/12) memuji upaya Turki, menulis cuitan di Twitter bahwa Ankara “bekerja keras untuk menghentikan pembantaian ini.” [uh/ab]

Lihat komentar (1)

XS
SM
MD
LG