Tautan-tautan Akses

Tiongkok Kecam Laporan Berlebihan Terkait Bentrokan Warga Tibet dan Polisi


Jurubicara Kementrian Luar Negeri Tiongkok, Hong Lei (File: dok)
Jurubicara Kementrian Luar Negeri Tiongkok, Hong Lei (File: dok)

Tiongkok hari Selasa menuduh organisasi-organisasi HAM asing membesar-besarkan bentrokan para demonstran warga Tibet dan polisi di Tiongkok barat daya baru-baru ini.

Organisasi-organisasi advokasi Tibet dan saksi mata mengatakan hari Senin bahwa polisi di provinsi Sichuan melepaskan tembakan ke arah beberapa ribu demonstran Tibet yang tak bersenjata di sebuah kabupaten yang disebut Luhuo oleh Tiongkok dan Draggo oleh warga Tibet.

Tetapi juru bicara kementerian luar negeri Hong Lei hari Selasa menyebut laporan-laporan itu dibesar-besarkan, dengan mengatakan bentrokan tersebut hanya melibatkan beberapa puluh demonstran. Dia mengatakan kerusuhan itu mulai terjadi ketika para demonstran mulai merusak toko-toko dan menyerang polisi dengan batu dan pisau.

Organisasi Free Tibet mengatakan satu orang tewas dan sekurang-kurangnya 30 orang lain luka-luka, sementara Kampanye Internasional untuk Tibet mengatakan tiga orang tewas dan sembilan orang luka-luka.

Kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua, mengutip beberapa pejabat setempat yang mengatakan satu orang tewas dan lima orang polisi luka-luka ketika bentrokan pecah terkait kematian seorang biksu.

XS
SM
MD
LG