Tautan-tautan Akses

Tentara Militer Israel Ditemukan Tewas Dengan Luka Tikam di Tepi Barat


Seorang tentara Israel memberi aba-aba dalan operasi penggeledahan pasca insiden penikaman di dekat Beit Fajjar, permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel, 8 Agustus 2019.
Seorang tentara Israel memberi aba-aba dalan operasi penggeledahan pasca insiden penikaman di dekat Beit Fajjar, permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel, 8 Agustus 2019.

Jazad seorang tentara Israel, ditemukan dengan luka tusuk dekat sebuah kawasan permukiman Tepi Barat, selatan Yerusalem, Kamis pagi (8/8), kata militer Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam aksi pembunuhan itu dan menyebutnya sebagai serangan teroris. Ia bersumpah akan menyeret pelakunya ke pengadilan.

Warga Palestina mengamati pasukan Israel yang bersiap melakukan operasi penggeledahan pasca insiden penikaman di dekat Beit Fajjar, permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel, 8 Agustus 2019.
Warga Palestina mengamati pasukan Israel yang bersiap melakukan operasi penggeledahan pasca insiden penikaman di dekat Beit Fajjar, permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel, 8 Agustus 2019.

Menurut sebuah pernyataan militer Israel, sejumlah anggotanya dan beberapa polisi sedang menggeledah sebuah daerah dekatan kawasan permukiman Etzion ketika menemukan jazad itu, Kamis dini hari. Pasukan Israel kemudian memasuki Beit Fajar, sebuah desa Palestina, sebagai bagian dari operasi penggeledahan itu.

Juri bicara militer Israel Kolonel Jonathan Conricus mengatakan, tentara itu tercatat sebagai pelajar di sebuah program seminari pra-militer Yahudi, dan saat ditemukan sedang tidak bersenjata dan tidak berpakaian seragam. Ia mengatakan, militer sedang menyelidiki kasus itu.

Tentara yang tewas itu diidentifikasi sebagai Dvir Sorek berusia 19 tahun. Ia tinggal di kawasan permukiman Ofra di Tepi Barat. Jazadnya ditemukan dekat seminari militer di mana ia menempuh pendidikan. [ab/lt]

XS
SM
MD
LG