Tautan-tautan Akses

Taliban Akui Tanggung Jawab atas Serangan Tanker NATO di Pakistan


Tim pemadam kebakaran Pakistan mencoba memadamkan kebakaran sebuah truk tangki minyak setelah serangan oleh Taliban.
Tim pemadam kebakaran Pakistan mencoba memadamkan kebakaran sebuah truk tangki minyak setelah serangan oleh Taliban.

Cabang Taliban di Pakistan hari ini mengatakan berencana melanjutkan serangan sampai konvoi-konvoi dihentikan.

Taliban di Pakistan menyatakan bertanggung jawab atas serangan Senin terhadap 20 kendaraan tanker yang mengangkut bahan bakar untuk pasukan NATO di Afghanistan. Insiden itu terjadi di jalur pengiriman persediaan yang sebelumnya ditutup pihak berwenang Pakistan pada hari Kamis, sebagai protes terhadap serangan udara lintas perbatasan oleh NATO di Pakistan.

Polisi mengatakan paling sedikit tiga orang tewas ketika seorang bersenjata menembak kendaraan tanker itu dan kemudian membakar truk-truk itu di sebuah depot di Islamabad sebelum matahari terbit.

Serangan kedua berlangsung Senin di provinsi Baluchistan. Pejabat Pakistan mengatakan dua orang bersenjata mengendarai sepeda motor membakar dua truk yang mengangkut perbekalan untuk NATO, menewaskan satu orang.

Seorang jurubicara untuk Taliban di Pakistan mengatakan serangan semacam itu akan terus berlangsung sampai konvoi perbekalan itu dihentikan. Kelompok militan itu juga mengatakan mereka membalas serangan pesawat tak berawak di wilayah Pakistan.

Serangan misil terakhir yang diduga dilakukan Amerika berlangsung Senin sore di Pakistan Barat Daya. Pejabat Pakistan mengatakan paling sedikit lima militan, termasuk warganegara Jerman, tewas ketika dua serangan misil menghantam sebuah bangunan di kota Mir Ali di daerah kesukuan Waziristan Utara.

Pihak berwenang di Pakistan mengatakan tiga tentaranya tewas dalam serangan NATO, yang ditujukan kepada militan yang kabur dari Afghanistan.

XS
SM
MD
LG