Tautan-tautan Akses

Seoul Tolak Tawaran Dialog Pyongyang dan Ajukan Usulan Alternatif


Warga Korea Selatan melakukan protes dengan membakar poster Kim Jong-il, dan puteranya Kim Jong-un di Seoul, 28 Desember 2010.
Warga Korea Selatan melakukan protes dengan membakar poster Kim Jong-il, dan puteranya Kim Jong-un di Seoul, 28 Desember 2010.

Seoul menolak tawaran dialog dan menyebut hal itu sebagai 'taktik khas' Pyongyang untuk memperoleh bantuan kemanusiaan sebagai imbalannya.

Korea Selatan telah menolak seruan Korea Utara bagi dialog antar Korea dan mengeluarkan usulan baru.

Korea Utara mengirim sebuah nota kepada kementerian penyatuan Korea Selatan Senin dan secara resmi mengusulkan sebuah dialog pada 27 Januari di Kaesong, Korea Utara, dekat perbatasan dengan Selatan. Pyongyang mengatakan pembicaraan ini diarahkan pada persiapan bagi diskusi tingkat tinggi antara kedua Korea.

Pemerintah Korea Selatan menolak tawaran itu, dan menyebutnya “taktik khas” oleh Pyongyang untuk memperoleh bantuan kemanusiaan sebagai imbalan bagi persetujuannya untuk berunding. Seoul mengusulkan sebuah dialog pemerintah ke pemerintah untuk memastikan apakah Utara “ikhlas” dalam mengusahakan pengurangan ketegangan di semenanjung.

Korea Selatan mengatakan Utara bisa memperlihatkan keikhlasan seperti itu lewat menerima tanggung jawab bagi dua serangan maut tahun lalu, yakni penembakan artileri terhadap sebuah pulau Korea Selatan pada November dan penenggelaman sebuah kapal perang Korea Selatan Maret lalu. Seoul mengatakan Utara harus berjanji tidak akan mengulangi tindakan semacam itu. Pyongyang menampik melakukan penenggelaman kapal perang itu.

Seoul juga mengulangi tuntutannya agar Pyongyang memenuhi komitmennya kepada kekuatan-kekuatan regional untuk melucuti program senjata nuklir Korea Utara sebagai imbalan pemberian bantuan dari luar negeri.

XS
SM
MD
LG