Tautan-tautan Akses

AS

Sejumlah Pengungsi Afghanistan Tinggalkan Pangkalan Militer AS 


Dua anak pengungsi Afghanistan bermain di kamp penampungan sementara di pangkalan militer AS di McGuire Dix Lakehurst, New Jersey (foto: dok).

Sebagian pengungsi Afghanistan dilaporkan telah meninggalkan pangkalan militer AS sebelum mereka dimukimkan kembali.

Jumlah "kepergian sukarela," yang mencapai sekitar 700 orang pengungsi atau kemungkinan lebih besar itu, belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun, fenomena tersebut meningkatkan kekhawatiran di antara para pendukung imigrasi yang prihatin akan risiko bagi warga Afghanistan yang menyerah pada apa yang sekarang menjadi proses pemukiman kembali yang terbuka, kompleks, dan sepenuhnya sukarela.

Di tengah penarikan AS dari Afghanistan yang cepat dan kacau pada bulan Agustus setelah berperang selama 20 tahun, banyak pengungsi dibawa ke Amerika Serikat dengan status sementara atas dasar "pembebasan kemanusiaan bersyarat."

Setelah dipindahkan ke pangkalan militer AS, kelompok-kelompok yang memukimkan kembali pengungsi dan pejabat AS telah berusaha menghubungkan pengungsi pada berbagai layanan untuk kelancaran transisi ke Amerika.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) menolak mengomentari angka yang diberikan kepada Reuters oleh sumber tersebut namun mengatakan orang-orang yang telah meninggalkan pangkalan "umumnya" memiliki kaitan dengan Amerika , seperti anggota keluarga dari teman, dan sumber daya untuk mendukung mereka.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa selain itu, pada awal operasi, banyak diantara yang dievakuasi adalah warga negara AS, penduduk tetap atau sudah memperoleh Visa Imigran Khusus, sehingga mereka bisa secepatnya meninggalkan pangkalan militer.

Tetapi pergi lebih awal bisa merugikan manfaat penting lainnya dari pengungsi Afghanistan seperti percepatan izin kerja - dan menciptakan banyak masalah hukum di masa depan, mengingat rumitnya sistem imigrasi AS. [my/pp]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG