Tautan-tautan Akses

Rusia Usir 2 Diplomat Jerman Terkait Pembunuhan Pria Georgia


Presiden Perancis Emmanuel Macron (dua dari kanan), Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri), Kanselir Jerman Angela Merkel (dua dari kanan) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Istana Elysee, Paris, Perancis, 9 Desember 2019. (Foto: dok),

Rusia mengusir dua diplomat Jerman sebagai balasan atas tindakan Jerman mengusir pegawai Kedubes Rusia di Berlin, pekan lalu.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, mereka mengambil langkah itu sesuai prinsip timbal balik dan memerintahkan mereka untuk meninggalkan negara itu dalam waktu tujuh hari.

Jerman mengusir kedua pegawai Kedubes Rusia itu pada 4 Desember setelah pihak berwenang Rusia tidak menjawab permohonan Jerman untuk membantu menjelaskan pembunuhan terhadap seorang pria asal Georgia di Berlin yang dilakukan pada siang hari.

Prosesi pemakaman korban yang diidentifikasi sebagai Zelimkhan Khangoshvili, Muslim Georgia yang berperang melawan Rusia dalam Perang Chechnya II, di desa Duisi, lembah Pankisi Gorge, Georgia, 29 Agustus 2019. (Foto: dok).
Prosesi pemakaman korban yang diidentifikasi sebagai Zelimkhan Khangoshvili, Muslim Georgia yang berperang melawan Rusia dalam Perang Chechnya II, di desa Duisi, lembah Pankisi Gorge, Georgia, 29 Agustus 2019. (Foto: dok).

Kementerian Luar Negeri Jerman dalam sebuah pernyataan mengatakan, keputusan Rusia mengusir kedua diplomat Jerman mengirimkan sinyal keliru dan tidak bisa dibenarkan.

Kejaksaan federal Jerman mengambil alih penyelidikan pembunuhan itu, setelah mendapatkan bukti yang menyiratkan keterlibatan pemerintah Rusia atau Chechnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin pekan ini menuduh pria yang menjadi korban pembunuhan sebagai bandit dan pembunuh. Putin mengatakan, Rusia telah berulangkali meminta Jerman untuk mengekstradisinya namun tidak ditanggapi. [ab/lt]

Recommended

XS
SM
MD
LG