Rusia dan Suriah mendesak Amerika Serikat untuk mengizinkan puluhan ribu orang meninggalkan sebuah kamp pengungsi di selatan Suriah.
Dalam sebuah pernyataan bersama, Rabu (6/3), pusat-pusat koordinasi pengungsi yang dioperasikan Rusia dan Suriah menuduh AS menahan 40 ribu orang di kamp Rukban, bertentangan dengan keinginan orang-orang itu.
Mereka menyebutkan, kondisi di kamp yang terletak dekat perbatasan Yordania itu buruk. Mereka juga mengatakan, para pemberontak yang berafiliasi dengan AS menyandera orang-orang itu di sana.
Pernyataan itu menolak argumen AS bahwa Suriah tidak dapat menyediakan akomodasi yang aman bagi para penghuni kamp itu karena pemerintah Suriah telah membangun fasilitas-fasilitas di beberapa propinsi untuk menampung orang-orang dari Rukban. Pernyataan itu juga menegaskan bahwa Damaskus telah menjamin keamanan mereka sepenuhnya.
Para pejabat Rusia dan Suriah mendesak PBB untuk ikut campur dan membantu mengevakuasi kamp itu. [ab]