Tautan-tautan Akses

Rusia, Suriah Desak AS Izinkan Pengungsi Tinggalkan Kamp


Suasana pembagian bantuan makanan dan obat-obatan di kamp pengungsii di Rukban, perbatasan Suriah-Yordania, 4 Agustus 2016. (Foto: dok).

Rusia dan Suriah mendesak Amerika Serikat untuk mengizinkan puluhan ribu orang meninggalkan sebuah kamp pengungsi di selatan Suriah.

Dalam sebuah pernyataan bersama, Rabu (6/3), pusat-pusat koordinasi pengungsi yang dioperasikan Rusia dan Suriah menuduh AS menahan 40 ribu orang di kamp Rukban, bertentangan dengan keinginan orang-orang itu.

Mereka menyebutkan, kondisi di kamp yang terletak dekat perbatasan Yordania itu buruk. Mereka juga mengatakan, para pemberontak yang berafiliasi dengan AS menyandera orang-orang itu di sana.

Pernyataan itu menolak argumen AS bahwa Suriah tidak dapat menyediakan akomodasi yang aman bagi para penghuni kamp itu karena pemerintah Suriah telah membangun fasilitas-fasilitas di beberapa propinsi untuk menampung orang-orang dari Rukban. Pernyataan itu juga menegaskan bahwa Damaskus telah menjamin keamanan mereka sepenuhnya.

Para pejabat Rusia dan Suriah mendesak PBB untuk ikut campur dan membantu mengevakuasi kamp itu. [ab]


XS
SM
MD
LG