Tautan-tautan Akses

Ribuan Warga Syiah Rayakan Hari Raya "Idul Ghadir"


Ribuan warga Syiah melakukan perayaan "Maulid" di Sanaa, Yaman (foto: ilustrasi).

Ribuan warga Yaman hari Rabu (28/7) berpawai di Sanaa untuk merayakan Hari Raya "Idul Ghadir", hari yang menurut tradisi Syiah merupakan saat ketika Nabi Muhammad menyatakan Imam Ali sebagai penggantinya.

Juru bicara Koalisi Partai-Partai Yaman Aaref Al Aamery mengatakan, “Hari ini kami merayakan Hari Wilayah, Hari Al Ghadir, yang merupakan festival terbesar bagi warga Yaman dan Gerakan Ansar Allah atau Houthi di Yaman. Pada hari besar ini kami menyampaikan pesan bahwa rakyat Yaman akan selalu memenuhi janji dan komitmen mereka pada Imam Ali setelah Nabi Muhammad menyatakannya sebagai khalifah penggantinya pada Hari Ghadir.”

Jemaah Muslim-Syiah turun ke jalan-jalan di ibu kota yang dikuasai pasukan pemberontak untuk merayakan hari istimewa itu. Mereka membawa bendera dan spanduk, sambil meneriakkan slogan-slogan yang memuji Imam Ali, sepupu Nabi Muhammad yang sekaligus menantunya, dan kemudian menjadi martir paling suci bagi Muslim-Syiah.

Warga Yaman, dan warga Syiah di seluruh dunia, merayakan hari ini setiap tahun sebagai bagian dari warisan agama mereka. [em/lt]

XS
SM
MD
LG