Tautan-tautan Akses

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Korban Pemboman di Karachi


Polisi Pakistan melakukan penyelidikan pasca pemboman di Karachi, yang menewaskan sedikitnya 9 orang, Sabtu (14/8).

Ribuan orang hari Minggu (15/8) menghadiri upacara pemakaman para korban serangan granat di sebuah truk yang membawa perempuan dan anak-anak di Karachi, Pakistan.

Penyerang menarget truk itu Sabtu malam (14/8) ketika mengangkut sebuah keluarga besar dari upacara pernikahan di barat Karachi, menewaskan sembilan orang dan melukai sembilan lainnya.

Pemimpin lokal Partai Islamis Jamaat e Islami yang ikut menghadiri upacara itu mengutuk “pembunuhan brutal” tersebut dan menuntut penangkapan segera “mereka yang membunuh orang tidak bersalah.”

Tiga belas peti mati tampak dalam upacara itu, menyusul laporan bahwa beberapa korban luka-luka dikabarkan meninggal ketika sedang menjalani perawatan.

Seorang pejabat kontra-terorisme, Raja Umar Khitab, mengklaim bahwa tim penyelidik telah menemukan serpihan granat tangan buatan Rusia di tempat kejadian, dekat Mawach Goth itu. Ia mengatakan kepada stasiun televisi lokal bahwa bukti-bukti yang dikumpulkan itu menunjukkan bahwa pelaku mengejar truk tersebut dan melemparkan granat ke dalam truk yang dipadati perempuan dan anak-anak itu.

Associated Press melaporkan seorang perwira polisi senior, Javad Akbar Riaz, mengatakan ketika serangan itu terjadi, lebih dari 20 perempuan dan anak-anak dari sebuah keluarga besar sedang menumpangi truk itu, kembali dari upacara perkawinan.

Belum ada yang mengklaim bertanggung jawab.

Motif pemboman itu juga masih belum diketahui, meskipun polisi dengan cepat membantah jika insiden itu berlatar kekerasan sektarian. [em/lt]

Recommended

XS
SM
MD
LG