Tautan-tautan Akses

Rakyat Korea Utara Berduka atas Meninggalnya Kim Jong Il


Warga Korea Utara berkabung atas kematian Kim Jong Il dengan menangis di depan patung raksasa ayahnya, Kim Il Sung di Pyongyang (19/12).
Warga Korea Utara berkabung atas kematian Kim Jong Il dengan menangis di depan patung raksasa ayahnya, Kim Il Sung di Pyongyang (19/12).

Ribuan orang berkabung di Pyongyang hari Senin (19/12) dengan berkumpul di bawah patung raksasa Kim Il Sung, sambil bersedih karena kabar kematiannya.

Orang-orang yang berkabung sambil menangis hari Senin memenuhi jalan-jalan ibukota Korea Utara, membawa bunga dan memuja-muja Kim Jong Il, pemimpin mereka yang diumumkan meninggal Senin dini hari.

Gambar-gambar TV dari negara komunis yang tertutup itu menampilkan ribuan orang yang berkabung di Pyongyang (19/12), berkumpul di bawah patung raksasa ayah Kim Jong Il, Kim Il Sung, sambil bersedih karena kabar kematiannya.

Kantor berita resmi KCNA Senin dini hari mengumumkan Kim yang berusia 69 tahun hari Sabtu meninggal akibat serangan jantung ketika sedang berada didalam kereta api untuk melakukan tur “peninjauan lapangan.” Kantor berita itu mengatakan kematiannya diakibatkan “kelelahan fisik dan mental.”

KCNA mengumumkan pemakaman akan diadakan tanggal 28 Desember di Pyongyang dan masa berkabung nasional selama 10 hari. Laporan itu mengatakan pemerintah tidak akan menerima “delegasi asing yang ingin menyampaikan belasungkawa” dan bahwa acara-acara hiburan tidak diijinkan selama masa berkabung.

Akhir tahun lalu, Kim menaikkan pangkat putra termudanya Kim Jong Un menjadi jendral bintang empat untuk melanjutkan satu-satunya dinasti keluarga komunis itu ke generasi ketiga.

Media pemerintah hari Senin menghimbau rakyat untuk menuruti Kim Jong Un, yang diperkirakan berusia sekitar 28 tahun.

XS
SM
MD
LG