Tautan-tautan Akses

Putin Mengeluh Soal Berlanjutnya Korupsi di Markas Program Antariksa


Presiden Rusia Vladimir Putin saat meninjau kosmodrom Vostochny, dekat kota Tsiolkovsky di kawasan Amur, Rusia, 6 September 2019. (Foto: dok).
Presiden Rusia Vladimir Putin saat meninjau kosmodrom Vostochny, dekat kota Tsiolkovsky di kawasan Amur, Rusia, 6 September 2019. (Foto: dok).

Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluh kepada kabinetnya bahwa korupsi skala besar di fasilitas baru peluncuran antariksa Rusia terus berlanjut.

Pesawat ruang angkasa Soyuz-2 dengan satelit Meteor-M dan 18 satelit kecil tambahan diluncurkan dari kosmodrom baru Rusia, Vostochny, dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. (Foto: dok).
Pesawat ruang angkasa Soyuz-2 dengan satelit Meteor-M dan 18 satelit kecil tambahan diluncurkan dari kosmodrom baru Rusia, Vostochny, dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. (Foto: dok).

Fasilitas di Timur Jauh, bernama Vostochny, itu dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan Rusia pada landasan peluncuran Baikonur di Kazakhstan, di mana semua misi antariksa berawak dan banyak roket besar lainnya diluncurkan. Tetapi pembangunan Vostochny telah terganggu oleh korupsi.

“Sudah dikatakan 100 kali: Bekerjalah secara transparan, sejumlah besar uang dialokasikan. Tidak, mereka mencuri ratusan juta,” Putin berteriak dengan jengkel pada rapat kabinet hari Senin (11/11).

Juru bicara kepresidenan Dmitry Peskov kemudian mengatakan kepada para wartawan bahwa sekitar 11 miliar rubel ($169 juta) telah digelapkan selama konstruksi Vostochny. [lt/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG