Tautan-tautan Akses

Pria Swiss-Spanyol Ditangkap Terkait Pembunuhan Turis di Maroko


Bunga-bunga dan lilin untuk menghormati mendia Louisa Vesterager Jespersen dan Maren Uelan, yang dibunuh di Maroko, tampak di Alun-alun Balai Kota di Kopenhagen, Ibu Kota Denmark, 28 Desember 2018.
Bunga-bunga dan lilin untuk menghormati mendia Louisa Vesterager Jespersen dan Maren Uelan, yang dibunuh di Maroko, tampak di Alun-alun Balai Kota di Kopenhagen, Ibu Kota Denmark, 28 Desember 2018.

Pihak berwenang Maroko telah menahan seorang laki-laki Swiss-Spanyol karena diduga terkait dengan kelompok ekstremis yang diduga membunuh dua pendaki Skandinavia.

Biro Pusat Investigasi Yudisial mengatakan dalam pernyataan bahwa laki-laki itu ditahan pada Sabtu (29/12) di Marrakesh. Pasukan kontraterorisme Maroko menuduh dia mengajarkan keterampilan media sosial dan panahan kepada beberapa tersangka dalam serangan teroris pertama Maroko dalam bertahun-tahun itu.

Pernyataan itu mengatakan dia juga diduga terlibat dalam merekrut warga Maroko dan sub-Sahara Afrika untuk "plot teroris" yang menarget "kepentingan-kepentingan asing dan pasukan keamanan." Pernyataan itu tidak mengidentifikasinya atau memberikan rincian.

Dua puluh orang telah ditangkap sejauh ini dalam penyelidikan atas pembunuhan dua perempuan pendaki, seorang warga Denmark dan seorang warga Norwegia, di pegunungan Atlas. Jenazah mereka ditemukan pada 17 Desember.

Pihak berwenang yakin pembunuh mereka terafiliasi dengan kelompok ISIS. [vm]

XS
SM
MD
LG