Tautan-tautan Akses

Presiden Iran Kritik Trump dan KTT Saudi


Presiden Iran yang baru terpilih kembali, Hassan Rouhani, memberikan konferensi pers di Teheran hari Senin (22/5).
Presiden Iran yang baru terpilih kembali, Hassan Rouhani, memberikan konferensi pers di Teheran hari Senin (22/5).

Presiden Iran yang baru terpilih kembali, Hassan Rouhani, hari Senin (22/5) mengatakan, hubungan Iran dengan Amerika memburuk, dan menilai KTT Presiden Donald Trump di Arab Saudi akhir pekan kemarin "hanya pamer."

Rouhani juga mengatakan, stabilitas tidak bisa dicapai di Timur Tengah tanpa bantuan negaranya.

"Orang Amerika tidak paham agama kami, itulah masalahnya," ujar Rouhani menanggapi pertanyaan kantor berita the Associated Press.

Rouhani berharap pemerintahan Trump akan berpikir dengan kepala dingin agar bangsa Amerika lebih memahami isu hubungan Amerika dan Iran.

Rouhani menang telak dalam pemilihan Jumat lalu, setelah dalam masa jabatan pertamanya mencapai kesepakatan senjata nuklir dengan negara-negara besar dunia pada tahun 2015. Presiden Trump mengancam akan merundingkan ulang kesepakatan itu.

Dalam pidato hari Minggu di Arab Saudi, Trump menyerukan umat Islam agar bersatu melawan teroris dan menyebutnya "pertempuran antara yang baik dan yang jahat."

Dalam pidato itu, ia juga menuduh Iran turut membuat kawasan itu tidak stabil. [ka/jm]

XS
SM
MD
LG