Tautan-tautan Akses

Polisi Bangladesh Tangkap 200 Demonstran Anti-Pemerintah


Oposisi Bangladesh Minggu menyerykan pemogokan untuk memprotes kegagalan pemerintah menyediakan kebutuhan dasar bagi warga.
Oposisi Bangladesh Minggu menyerykan pemogokan untuk memprotes kegagalan pemerintah menyediakan kebutuhan dasar bagi warga.

Partai Nasional Bangladesh, pimpinan mantan PM Khaleda Zia menyerukan pemogokan nasional hari Minggu.

Polisi Bangladesh menangkap lebih dari 200 orang demonstran anti-pemerintah yang melancarkan aksi pemogokan nasional pertama sejak pemilihan umum tahun 2008.

Partai Nasional Bangladesh, pimpinan bekas Perdana Menteri Khaleda Zia menyerukan diadakannya pemogokan itu hari Minggu untuk memprotes apa yang disebutnya kegagalan partai Liga Awami yang berkuasa untuk menyediakan kebutuhan dasar seperti listrik, gas dan air minum.

Kata Liga Awami, pemogokan itu tidak beralasan, dan seorang pejabat senior partai menambahkan semua pusat kegiatan pemerintah berjalan seperti biasa.

Tapi laporan televisi hari Minggu mengatakan bentrokan antara 10.000 pasukan keamanan dan pendukung kelompok oposisi telah mengakibatkan sejumlah orang cedera di ibukota Dhaka. Sekolah dan kantor-kantor di kota itu tutup.

Para pejabat mengatakan, seorang legislator oposisi termasuk diantara yang ditangkap. Beberapa aktivis di Dhaka ditahan sebelum pemogokan dimulai. Para pejabat mengatakan, beberapa aktivis itu didakwa membakar mobil.

XS
SM
MD
LG