Tautan-tautan Akses

PM Selandia Baru Kunjungi China


Presiden China Xi Jinping (kanan) dan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern (kiri) di Aula Besar Rakyat di Beijing, China 1 April 2019.
Presiden China Xi Jinping (kanan) dan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern (kiri) di Aula Besar Rakyat di Beijing, China 1 April 2019.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Senin (1/4) memuji hubungan negaranya yang “sangat penting” dengan China sementara Presiden Xi Jinping menyerukan “rasa saling percaya” di tengah ketegangan yang berakar dari kekhawatiran keamanan yang diakibatkan oleh raksasa telekomunikasi China Huawei.

Kedua pemimpin membuat pernyataan itu ketika mereka bertemu di Aula Besar Rakyat di Beijing dalam kunjungan pertama Ardern ke luar negeri sejak terjadi serangan terhadap dua masjid di Christchurch.

“Kunjungan Anda ke China sepenuhnya mencerminkan pentingnya hubungan China-Selandia Baru,” kata Xi, yang menyebut Selandia Baru sebagai “sahabat dan mitra yang tulus.”

Kunjungan itu juga merupakan perjalanan pertama Ardern ke China sejak ia terpilih pada akhir 2017, yang merupakan penantian panjang yang luar biasa bagi pemimpin suatu negara yang menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan China pada tahun 2008.

Hubungan antara Beijing dan Wellington telah menegang dalam beberapa bulan terakhir setelah badan intelijen Selandia Baru November lalu menghentikan rencana perusahaan raksasa telekomunikasi Huawei milik China untuk berpartisipasi dalam jaringan 5G, dengan alasan adanya “risiko keamanan yang signifikan.” [lt]

XS
SM
MD
LG