Tautan-tautan Akses

PM Kamboja: Perut Buncit Hambat Main Golf


Perdana Menteri Kamboja Hun Sen (tengah) dalam sebuah acara gunting pita di Takhmao, provinsi Kandal, Kamboja, 2015. (Foto: Dok)
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen (tengah) dalam sebuah acara gunting pita di Takhmao, provinsi Kandal, Kamboja, 2015. (Foto: Dok)

Hun Sen, 64, mengatakan bobot tubuhnya bertambah 3 kilogram beberaha hari ini, akibat banyak tidur di mobil saat berkeliling negeri.

Perdana Menteri Hun Sen mengatakan perutnya yang membuncit telah menghambatnya dalam bermain golf.

Hun Sen, yang dikenal karena komentar-komentarnya yang santai, mengeluarkan pernyataan itu saat menanggapi sebuah komentar di Facebook mengenai kesehatannya. Ia mengatakan seseorang telah menunggah ulang sebuah video dua tahun lalu di Facebook, yang ingin menunjukkan ia menderita stroke.

"Jika Anda ingin menyebarkan berita mengenai kesehatan perdana menteri, lebih baik katakan bahwa perdana menteri khawatir perutnya sekarang bertambah besar," ujar Hun Sen hari Senin (8/8) di provinsi Kandal di selatan negara itu.

"Jangan bilang perdana menteri terkena stroke. Lebih baik katakan perdana menteri khawatir berat tubuhnya meningkat dan pada saat yang sama perutnya bertambah besar, membuat saya sulit mengayun tongkat golf."

Hun Sen, 64, mengatakan bobot tubuhnya bertambah 3 kilogram beberaha hari ini, akibat banyak tidur di mobil saat berkeliling negeri, sebagai bagian dari programnya untuk mengunjungi 25 provinsi untuk bertemu rakyat.

Mengenai pria tak dikenal yang mengunggah foto Hun Sen yang diduga terkena stroke, perdana menteri mengatakan: "Saya sarankan Anda untuk menjaga kesehatan, menjaga kesehatan orangtua dan kakek nenek Anda. Tidak perlu mengkhawatirkn kesehatan Hun Sen."

Hun Sen adalah penguasa kuat dan salah satu perdana menteri yang berkuasa paling lama di dunia, memimpin Kamboja selama lebih dari 30 tahun. Ia seringkali berbicara mengenai dirinya dan pencapian-pencapaiannya. [hd]

XS
SM
MD
LG